KOPEL : Pendataan BPJS Tidak Tepat Sasaran

0
49

Inspiratifnews.com-Bulukumba Pendataan peserta BPJS PBI yang bersumber dari APBD & APBN idealnya harus dlakukan secara objektif, transparan dan akuntabel.

Tapi faktanya masih ditemukan banyak tidak tepat sasaran. Hal ini menjadi tidak adil dalam pelayanan kesehatan. “Untuk itu pihak terkait harusnya melakukan verifikasi lebih mendalam terkait data yang ada saat ini” Ujar Bakri Abubakar Ketua Kopel Bulukumba Ahad (14/02/2016)

Ia juga menyatakan Pendataan dilakukan seharusnya dengan model pemetaan kemiskinan di desa, kemudian selanjutnya musyawarah tingkat dusun dan tingkat desa dengan melibatkan semua pihak untuk menentukan apakah si A layak untuk menjadi peserta BPJS PBI atau tidak.

Ironisnya dibeberapa kesempatan KOPEL bersama FORMAP-KIA selalu mempertanyakan hal ini kebeberapa pihak yang terkait seperti BPJS.

“Ketika kita tanyakan ke pihak BPJS, siapa yang bertanggungjawab mendata, maka dia menjawab dinas kesehatan. Ketika kita tanya dinas kesehatan, siapa yang bertanggungjawab maka dia menjawab Kepala Desa sungguh sangat disayangkan” tutur Bakri

Rumah yang mendapatkan bantuan BPJS PBI
Rumah yang mendapatkan bantuan BPJS PBI

 

Rumah yang tidak mendapatkan bantuan BPJS PBI
Rumah yang tidak mendapatkan bantuan BPJS PBI

Bakri mengungkapkan salah satu fakta nyata pendataan tidak tepat sasaran ada di desa Benteng Gantarang Kec. Gantarang Bulukumba. Dimana disana kopel menemukan ada ibu hamil miskin bernama salma yang sudah 7 bulan usia kehamilannya tapi tidak terdata sebagai peserta BPJS yang dibiayai melalui PBI padahal kurang mampu, sementara disisi lain justru ditemukan kategori mampu tapi terdata.

“ini merupakan ketidakadilan, dan harus dibenahi” katanya.

BAGIKAN

Komentar Pembaca