KPPU-Kemenkeu Sepakati Kerjasama Bidang Perpajakan dan Persaingan Usaha

0
97

Inspiratifnews.com – Jakarta – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersepakat melakukan kerjasama dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman tang kerja sama pengaturan, pengawasan, penegakan hukum, peningkatan kepatuhan di bidang perpajakan dan persaingan usaha pada Kamis, 2 Maret 2017.

Hadir pada penandatanganan nota kesepahaman, Ketua KPPU, M. Syarkawi Rauf, dan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, yang didampingi oleh Para Komisioner KPPU, Suahasil Nazara selaku Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Heru Pambudi selaku Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Ken Dwijugiasteadi selaku Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Charles Pandji Dewanto selaku Sekretaris Jenderal KPPU, serta jajaran pejabat di lingkungan KPPU dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Adapun tujuan dari penandatanganan nota kesepahaman ini adalah untuk mewujudkan perekonomian nasional yang efektif dan berkeadilan melalui penciptaan iklim persaingan usaha yang sehat dengan
meningkatkan kerja sama dalam pengaturan, pengawasan, penegakan hukum, peningkatan kepatuhan di bidang perpajakan dan persaingan usaha.

Dengan ruang lingkup berupa (a) pemanfaatan data dan/atau informasi; (b) analisa dan investigasi bersama;(c) edukasi, sinkronisasi, dan koordinasi peraturan atau kebijakan; dan (d) bantuan narasumber dan/atau ahli.

Ke depannya, kesepahaman yang dilakukan antara KPPU dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia diharapkan dapat diimplementasikan pada kedua belah pihak instansi dalam melakukan pengaturan, pengawasan, penegakan hukum, peningkatan kepatuhan di bidang perpajakan dan persaingan usaha, sehingga tercipta iklim perpajakan yang adil dan sesuai peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia, serta dapat diimplementasikan demi kemajuan bangsa Indonesia.

“Dengan penandatanganan ini, KPPU menyambut baik dan sangat senang sekali. Kami harapkan dapat sama-sama dengan Kementerian Keuangan, Dirjen Pajak, Dirjen Bea dan Cukai, dan Badan Fiskal dapat memerangi kartel importasi terutama pada komoditi pangan di Indonesia”, ungkap Syarkawi. (*)

Komentar Pembaca