Kuliah Umum STKIP Muhammadiyah Enrekang, Begini Pembahasan Narasumber

0
39

Inspiratifnews.com-Enrekang Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kab. Enrekang menggelar Kuliah Umum di Aula Kampus II yang dihadiri oleh sekitar lima ratusan mahasiswa, pimpinan, dosen,dan para tamu undangan, Jum’at (22/9/2017)

Kuliah Umum yang mengusung tema “Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul, Kompetitif dan Islami” ini menghadirkan beberapa Narasumber utama antara lain; Drs. H. Muslimin Bado, M.Pd (Bupati Kab. Enrekang), Muhammad Ahsan Samad, S.Ip.,M.Si (Yayasan Kalla Group), Prof. Dr. Hamzah Upu, M.Ed (UNM Makassar) serta Letkol Inf. Aries Dwiyanto (Komandan Kodim 1419 Enrekang)

Ketua STKIP Muhammadiyah Enrekang Yunus Busa mengapresiasi dan berterima kasih kepada para panitia, narasumber, dosen dan tamu undangan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Kuliah Umum tahun ini.

Dalam orasinya, Bupati Enrekang memberikan semangat kepada para mahasiswa agar mampu bersaing secara intelektual, karena menurutnya generasi muda merupakan penerus yang diharapkan mampu memajukan Bumi Massenrempulu di masa yang akan datang.

Pada kesempatan ini juga, Muslimin Bando juga melakukan testimoni dengan menguraikan kelebihan-kelebihan kuliah di daerah dibandingkan kuliah di kota-kota besar.

“Kalau kita kuliah di kampung, kita masih bisa menjalankan aktivitas lain diluar kegiatan kuliah, misalnya berkebun atau memelihara ternak” terang Muslimin Bando

Senada dengan Bupati Enrekang, Muhammad Ahsan Samad juga membuka wawasan para mahasiswa agar senantiasa mengasa kemampuan intelektualnya sembari mengasa kemampuan entrepreneur sebab keduanya merupakan modal utama dalam menghadapi persaingan global era kekinian.

Sementara itu Prof. Hamzah Unu yabg merupakan guru besar UNM Makassar ini tampil dengan menyuguhkan materi tentang teknik pembelajaran yang dapat digunakan dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa melalui teknik hypnoteaching.

Ia menjelaskan bahwa hypnoteaching perlu diperkenalkan kepada masyarakat utamanya di kalangan akademisi karena teknik pembelajaran ini cukup efektif dalam membantu peserta didik memahami pelajaran.

“Teknik ini merupakan pemberian sugesti dan penkondisian otak agar menjadi rileks dan fokus sehingga peserta didik mudah untuk memahami pelajaran yang disajikan” ungkapnya.

Adapun Komandan Kodim 1419 Enrekang lebih menekankan pada pentingnya peran mahasiswa dalam mengawal NKRI dan mengeliminir potensi-potensi konflik yang kebanyakan lahir dari kalangan pemuda dan mahasiswa. (uc2)

Komentar Pembaca