Kunjungan Kerja di Sulsel, Menteri ESDM didampingi Legislator DPR RI Mukhtar Tompo

1
38

Insliratifnews.com-Makassar, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Sulsel, Jumat dan Sabtu (29-30 September 2017). Selama melakukan kunjungan, Ignasius Jonan didampingi oleh Kapoksi Komisi VII Fraksi Partai Hanura DPR RI Mukhtar Tompo.

Di Makassar, bertempat di Pantai Losari Makassar, Jumat (29 September 2017), diserahkan 1.375 konverter kit kepada nelayan kecil dalam rangka mengkonversi BBM (Bahan Bakar Minyak) ke BBG (Bahan Bakar Gas) pada kapal-kapal yang digunakan untuk melaut. Dalam acara ini, Menteri ESDM juga didampingi oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, dan Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto.

Menteri ESDM Ignasius Jonan menjelaskan, pemberian paket perdana pada nelayan kecil ini terdiri dari mesin kapal, konverter kit serta pemasangan dan tabung khusus LPG beserta isinya.

“Kriteria penerima adalah nelayan pemilik kapal kurang lebih 5 GT. Penerima paket adalah nelayan yang memiliki kapal berbahan bakar bensin dan berdaya mesin kurang dari 13 HP, serta belum pernah menerima bantuan sejenis,” kata Johan, Jumat, 29 September 2017.

Penyerahan Konverter kit kepada nelayan kecil akan berlangsung sampai dengan November 2017. Program Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Kecil Tahun 2017, telah merealisasikan pemberian 2.165 Konverter Kit dari rencana 16.656 paket.

Mukhtar Tompo menambahkan bahwa pemakaian tabung gas LPG 3 kg akan menghemat 80 persen suplai energi dan menghemat biaya nelayan untuk melaut.

“Sebagai contoh, jika dalam 1 jam mesin dihidupkan secara terus menerus dengan memakai BBM, akan habis 2, 75 liter, dengan biaya Rp. 17. 738. Jika harga bensin Rp. 6. 450 sedangkan pemakaian gas hanya 0,7 Kg ( 7 ons ) dengan biaya hanya Rp. 4. 667, jika harga LPG 3 kg Rp. 20. 000. Jadi terdapat penghematan Rp. 13. 071.” urai Mukhtar.

Jika Nelayan melaut satu malam dengan jarak tempuh 7-10 mil laut, lanjut Mukhtar, hanya akan menggunakan 1 tabung LPG 3 kg, dengan harga Rp. 20. 000. Sedangkan Jika menggunakan BBM Bensin Premium harus 11, 79 liter, atau setara Rp. 76. 045, 5 jika harga Premium Rp. 6. 450. Terdapat selisih Rp. 56. 045.

“Menghemat 50 ribuan untuk nelayan dalam satu malam sangat berarti. Program ini kami inisiasi sebagai bentuk konkrit keberpihakan kepada masyarakat luas. Kedepan konverter kit akan dibuat dan dibagikan bukan hanya kepada nelayan, tapi juga kepada petani atau pengguna mesin lainnya, termasuk sepeda motor. Mohon doanya ya,” pungkas legislator DPR RI ini.

Berkunjung ke Sidrap

Selain di Makassar, Menteri Ignasius Jonan juga berkunjung ke Sidrap. Agenda kunjungannya untuk meninjau langsung proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap, di perbukitan Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap, Sabtu, 30 September 2017.

Dalam kunjungan ke Sidrap, Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtar Tompo juga turut menemani Menteri ESDM ke PLTB Sidrap 75 MW tersebut. Menteri bersama rombongan disambut hangat oleh Bupati Sidrap Rusdi Masse bersama Jajaran pemerintahan Kab. Sidrap. PLTB Sidrap merupakan rintisan pertama di Indonesia.

Mukhtar Tompo mengatakan “Kita patut bersyukur sekaligus berbangga, karena Pemerintah Pusat selalu menempatkan program-program strategis di bidang energi di Sulsel. Kunjungan Menteri ESDM selama dua hari ini ke Sulsel akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Sulsel,” tutup legislator asal Sulawesi Selatan ini.

 

Editor : Ana

Komentar Pembaca