Langkah Kementrian Maritim Dianggap Terburu-buru, Ahli Lingkungan Hidup Ini Harap Presiden Take Over Reklamasi Jakarta

1
127

Inspiratifnews.com-Makassar Ahli Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan Dr. Ir. Muh. Syaiful Saleh., M. Si menganggap langkah yang di tempuh oleh Menteri Koorinator Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan terkait pengerjaan Reklamasi di Pantai Utara Jakarta terlalu terburu-buru.

Syaiful menjelasakn bahwa berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil, pekerjaan reklamasi semestinya memilki jenjang dan syarat yang harus dipenuhi.

“syarat yang tertuang dalam UU bahwa reklamasi dapat dilakukan berdasarkan peraturan daerah tentang pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil, sehingga harus ada produk hukum tentang hal tersebut dan sampai saat ini produk hukum tersebut belum diperadakan” terang Syaiful saat ditemui di ruangannya, Rabu (26/10/2017).

Lebih lanjut Syaiful menerangkan bahwa Kementrian Bidang Maritim semestinya melibatkan kementrian Teknis dalam pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil seperti Bidang Kelautan dan Perikanan, Bidang Lingkungan Hidup dan Bidang Kehutanan.

Dan yang paling penting lagi menurut Syaiful yakni, keikutsertaan masyarakat sekitar dalam pengerjaan reklamasi ini dengan melakukan konsultasi publik.

“diharuskan ada konsultasi publik berulang-ulang untuk mendengarkan apa yang diinginkan oleh masyarakat, jangan sampai reklamasi yang kita buat justru mengabaikan kepentingan rakyat yang ada di sekitar pesisir” terang Alumni Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang ini.

Syaiful menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo sudah harus mengambil alih kebijakan terkait reklamasi ini. Agar seluruh hal yang terkait reklamasi berada di bawah kewenangan presiden.

“terkhusus kepada priseden Joko Widodo untuk kasus reklamasi ini, sudah waktunya presiden men-take over kebijakan, sehingga semua yang terkait dengan ini berada di bawah kewenangan presiden untuk mempersatukan pendapat terkait reklamasi ini” tutup Syaiful yang juga Wakil Ketua Muhammadiyah Sulsel ini. (uc2)

Komentar Pembaca