Lembaga Mahasiswa FKIP dan Teknik Unismuh Bertemu, Ini Hasilnya

0
514

Inspiratifnews.com-Makassar Pimpinan lembaga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Teknik Univesitas Muhammadiyah Makassar menggelar pertemuan terkait Selebaran Pernyataan Perang terbuka yang beredar di Kampus Unismuh Makassar, Kamis (15/6/2017).

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 22.15 WITA beragendakan pengklarifikasian selebaran yang tersebar.

Sebelumnya, pada Senin 12 Juni 2017, kampus Universitas Muhammadiyah Makassar digemparkan dengan adanya selebaran ‘pernyataan perang’ yang akan berlangsung di Kampus Biru pada tanggal 16 Juni 2017. Selebaran yang tertempel rapi di dinding setiap lantai gedung Iqra tersebut bersifat profokatif dan mengaitkan dua Fakultas ternama di Unismuh Makassar, yakni FKIP dan Fakultas Teknik.

Selebaran yang sangat meresahkan para civitas akademik Unismuh Makassar ini akhirnya ditanggapi oleh kedua belah pihak.

“Terkait selebaran, tidak satu pun lembaga kemahasiswaan FKIP yang membuat selebaran tersebut.” ungkap Wahyu, selaku Ketua BEM FKIP Unismuh Makassar.

Hal senada pun dilontarkan ketua BEM Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Rahmat. Menurutnya selebaran tersebut merupakan bentuk provokasi untuk merusak suasana kampus yang relatif aman dan damai.

“Saat ini, Teknik masih tetap satu komando dan saya pastikan tidak ada satu pun lembaga kemahasiswaan Teknik Unismuh yang membuat selebaran tersebut” terangnya.

Pertemuan yang menghadirkan seluruh elemen lembaga dari kedua belah pihak ini berjalan hangat dan santai, diselai sedikit canda dari keduanya.

Turut hadir dalam pertemuan ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden BEM Unismuh Makassar Gita Puspa Oktaviola.

Gita sapaan akrabnya sangat yakin bahwa dua lembaga besar seperti FKIP dan Teknik tidak akan mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dan senangtiasa membangun komunikasi yang baik antar sesama lembaga.

“Saya rasa Fakultas Teknik dan FKIP tidak ada apa-apa dan komunikasi diantara keduanya masih berjalan lancar” tuturnya.

Kendati demikian pertemuan antar kedua belah pihak ini digelar untuk menjelaskan segala kesalapahaman yang tersebar di media dan menyelesaikan masalah selebaran ini secara kelembagaan.

Dalam pertemuan ini kedua belah pihak menyepakati tidak adanya permasalahan yang terjadi di antara keduanya dan meyakini adanya ‘organ’ yang hendak melukai citra lembaga di Unismuh pada umumnya dan Citra kampus Universitas Muhammadiyah Makassar pada khususnya. (uc2)

loading...
BAGIKAN

Komentar Pembaca