LKIM Pena Unismuh Makassar Kajian DESTEK, Sebagai Langkah awal Sikapi Tantangan Teknologi dan MEA

0
107

Inspiratifnews.com,Makassar-Lemabaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar kembali mengadakan kajian Destek (Desain dan teknologi). Kajian tersebut merupakan kajian perdana pada kepengurusan LKIM-PENA periode 2015/2016 yang dilaksanakan di sekretariat LKIM-PENA (rumah pena) BPH Bumi 21 dan dihadiri sebanyak ± 40 pengurus, sabtu (12/2/2016).

Kajian Destek merupakan salah satu wujud program kerja bidang III Pengembangan Kreativitas LKIM-PENA yang setiap tahunnya dilaksanakan oleh pengurus LKIM-PENA. Kegitan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada pengurus LKIM-PENA tentang desain dan pengembangan teknologi itu sendiri. Sebagai pertemuaan awal, materi yang diberikan pada kajian Destek tersebut adalah dasar-dasar dalam membuat sebuah desain, yakni pembuatan poster dan kartu anggota. Materi tersebut dibawakan oleh Taslim, yang juga merupakan alumni LKIM-PENA dan hasil desainnya pernah memperoleh apresiasi dari Dikti berupa medali emas, kategori poster terbaik pada ajang bergengsi PIMNAS 28 di Universitas Haluoleo .
“Meskipun kita sebagai mahasiswa yang tergabung dalam UKM penelitian dan penalaran bukan berarti hanya berkutak pada wilayah itu saja, pengembangan diri terhadap berbagai bidang termasuk teknologi harus kita tingkatkan terlebih lagi saat ini kita telah diperhadapkan pada berbagai tantangan MEA”. ujar Sandy Warman selaku ketua bidang III LKIM-PENA. Ia menjelaskan bahwa kajian Destek merupakan wadah bagi pengurus LKIM-PENA untuk menggali ilmu sebagai bekal dalam menghadapi dunia teknologi yang perkembangannya secara evolutif sekaligus wadah dalam meningkatkan kualitas menyikapi tantangan MEA saat ini.
“Kajian Destek yang dilaksanakan pada kesempatan ini tidak berakhir sampai disini saja, tapi kajian ini akan rutin diadakan yakni sekali dalam sepekan dengan materi-materi yang berbeda serta pemateri yang berbeda pula” tegas Sandy mengakhiri pembicaraannya.(EO)

Komentar Pembaca