Mahasiswa se-Indonesia Deklarasi Antiplagiasi di Kampus UMI

0
4

Inspiratifnews.com – Makassar, Pada era digital saat ini, plagiarisme karya ilmiah sangat mudah dan marak terjadi lantaran ketersediaan berbagai perangkat teknologi.

Ironisnya, plagiarisme yang merupakan tindakan yang tidak justru juga terjadi di dunia akademik, dunia dimana orang-orang berpendidikan tinggi berkecimpung.

Satu kasus plagiat karya ilmiah terjadi pada tahun ini sungguh menampar lantaran terjadi di perguruan tinggi negeri.

loading...

Sekitar 7 tahun lalu, seorang dosen perguruan tinggi swasata ditemukan melalukan plagiasi karya ilmiah hingga dirinya harus mengundurkan diri dari perguruan tinggi tempatnya mengabdi.

Mempertahankan orisinalitas karya ilmiah memang sangat berat, namun ini terkait dengan integritas pembuat karya tersebut.

Ketika karyanya dipublikasikan, di situ pulalah reputasinya dipertaruhkan.

Berangkat dari keresahan maraknya plagiasi di kampus disertai semangat menjunjung tinggi integritas, tri dharma peguruan tinggi, peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-30 di kampus Universitas Muslim Indonesia, Makassar, mendeklarasikan antiplagiasi.

Deklarasi berlangsung di sela penutupan Pimnas ke-30, Sabtu (26/8/2017) malam ini. Deklarasi diikuti 1848 Mahasiswa dan 420 Dosen Pendamping serta lebih 200 Pimpinan Perguruan Tinggi dari 89 PTN/PTS yang lolos mengikuti Ajang PIMNAS ke-30 tahun 2017 di Kampus Universitas Muslim Indonesia Makassar, 23-28 Agustus 2017.

Berikut isi naskah Deklarasi Antiplagiasi :

Atas Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, dan di depan kesaksian-Nya, dan untuk meneruskan perjuangan, dan pengorbanan para pejuang terdahulu, serta demi terwujudnya bangsa, negara dan Tanah Air Indonesia yang maju dan berkeadaban tinggi.

Kami mahasiswa Indonesia, yang berkumpul pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-30 di kampus Universitas Muslim Indonesia, Makassar, menyatakan antiplagiasi di dunia akademik dan karya ilmiah.

Kami sadar, deklarasi ini dinyatakan kepada segenap rakyat Indonesia, dan agar kampus perguruan tinggi di Indonesia, bersama pemerintah berbenah diri, mewujudkan iklim akademik yang antiplagiasi.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa membantu segenap mahasiswa, dan kaum cendikiawan Indonesia, mewujudkan cita deklarasi antiplagiasi ini. (*)

 

BAGIKAN

Komentar Pembaca