Mantan Presiden Spanyol Dijadwalkan Hadiri Peringatan Summit Warp ke 2

0
51

Inspiratifnews.com – Seoul, Budaya surgawi, World Peace, Restorasi of Light atau disingkat HWPL. Man Hee Lee selaku Ketua HWPL adalah tuan rumah pada “Peringatan Tahunan ke 2 HWPL Dunia ke-18 Aliansi Perdamaian Summit Agama” pada tanggal 17 – 19 September 2016. Pada Peringatan Tahun ke 2 banyak pemimpin dunia politik dan agama, serta perempuan dan tokoh pemuda, akan berkumpul.

Sekitar 1.000 tokoh masyarakat dari 120 negara di seluruh dunia diharapkan untuk mengambil bagian dalam acara ini, termasuk mantan Presiden Kroasia Ivo Josipovic, Menteri Kehakiman Sri Lanka Wijeyadasa Rajapakshe, Presiden Spanyol Society for International Human Rights Law, Carlos Villan Duran, Pemuda Perwakilan Asosiasi PBB New York, Juan Pablo Celis Garcia, bersama dengan berbagai menteri, hakim agung, pejabat pemerintah tingkat tinggi, dan mantan presiden. Selama acara, peserta akan mengambil bagian dalam berbagai pertemuan untuk pelaksanaan Deklarasi Damai dan Penghentian Perang (DPCW).

Pertemuan yang akan digelar pada tanggal 17 dan 19 september di Seoul, akan mencakup topik penting seperti peran sistem hukum untuk menyelesaikan konflik agama, dan peran saat ini Mahkamah Internasional PBB dalam menyelesaikan konflik bersenjata, dan akan terdiri dari Forum Advokasi Deklarasi Damai dan Penghentian Perang, Media Forum Advokasi Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang, HWPL Rapat Komite Perdamaian Hukum Internasional The 4th, Pemimpin Beragama Internasional Conference, Konferensi untuk Pelaksanaan Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang 2016 IWPG Jaringan Forum.

Pada tanggal 18, akan ada acara outdoor di Stadion Olimpiade Seoul. Acara ini akan menandai awal dengan parade, membawa peserta dari semua lapisan masyarakat di seluruh dunia. parade akan diikuti oleh kinerja bagian kartu oleh 12.000 anggota International Peace Youth Group (IPYG) dengan tema perdamaian dan penghentian perang dunia. Kinerja ini diharapkan dapat memberikan inspirasi perdamaian dan harmoni yang melampaui semua batas bangsa, ras, dan agama.

Melalui 2014 WARP Summit, HWPL menandatangani Perjanjian untuk Mengusulkan Pengesahan Hukum Internasional untuk Penghentian Perang dan Perdamaian Dunia. Pada bulan September 2015, HWPL meluncurkan Komite Perdamaian HWPL Hukum Internasional, yang terdiri dari para ahli hukum internasional, profesor, dan hakim agung. Pada bulan Maret 2016, HWPL memproklamirkan Deklarasi Damai dan Penghentian Perang, bersama dengan para ahli hukum internasional dari berbagai negara.

Adapun bentuk deklarasi tersebut, “undang-undang Perdamaian” Kampanye (gerakan advokasi global yang bertujuan untuk membangun hukum internasional konsisten dengan DPCW) telah dilakukan di seluruh dunia. Sejak awal Maret, 535.493 orang dari 167 negara yang berbeda telah menandatangani dukungan mereka untuk DPCW. (*)

Komentar Pembaca