Mau ke Luar Negeri Cukup Pake E-KTP

0
309

Inspiratifnews.com – Makassar — sebuah berita dan terobosan yang baik bagi warga negara indonesia yang pergi merantau ke luar daerah asal per 1 April mendatang pembuatan KTP elektronik (e-KTP) dapat dilakukan dengan mencatatkan diri di kelurahan atau kecamatan terdekat.


Sesuai “Permendagri Nomor 8 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Mendagri Nomor 9 Tahun 2011 tentang Pedoman Penerbitan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional.(diatur) untuk rekam cetak di luar domisili, agar lebih cepat berjalan daripada harus pulang kampung. 1 April harus berjalan untuk rekam-cetak tanpa mengubah dokumennya,” kata Nielma saat dikonfirmasi inspiratifnews.com, senin (28/3).


Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Makassar Nielma Palamba, SH. M. AP. Membenarkan bahwa sosialisasi di acara tersebut dalam Rapat Kordinasi di Mataram minggu lalu namun tentunya semua daerah harus di lengkapi dulu dengan infrastruktur dan sistem Aplikasi tersebut yang masih dalam tahap persiapan oleh Pusat untuk di serahkan ke daerah daerah, papar Nilma sapaan akrabnya ketika di konfirmasi via pesan singkat


Sementara semua daerah termasuk Makassar masih tetap menunggu data dari pusat ” jadi belum tentu hal itu dapat terealisasi per 1 april mendatang sambung Ibu Nilma.


Selain itu, warga yang data pada e-KTP tercantum salah juga dapat memperbaikinya dengan mencetak e-KTP baru. Pembuatan dan penggantian e-KTP ini tidak dikenakan biaya dan prosesnya cepat.


“SOP-nya akan kita sesuaikan, cetak karena rusak atau hilang akan berbeda dengan rekam dari awal. Nanti kita buat loket khusus. Ini yang akan kita reform kembali,” tambahnya.

Sistem baru pembuatan KTP ini merupakan upaya pemerintah mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dalam segi administrasi kependudukan di pusat dan daerah. 

KTP lama atau KTP SIAK sudah tidak berlaku lagi sejak 1 Januari 2015.
Karena itu bagi pemegang KTP lama diminta segera mengganti dengan e-KTP.

Ketidakbolehan lagi sesuai dengan Perpres 112 tahun 2013 eksplisit normanya 1 Januari 2015 tidak boleh menerbitkan KTP SIAK, bisa saja mereka menghabiskan blanko yang masih ada. Ini tidak boleh, bisa dipidana maka kami sosialisasi terus. Kalau kami tahu ini kami tegur,ujarnya.(ish)

Komentar Pembaca