Mukhtar Tompo Sebut Freeport Bohongi Indonesia

0
81

Inspiratifnews.com-Jakarta Komisi VII DPR RI menyindir sikap PT Freeport Indonesia yang terus mengulur-ulur waktu pembangunan pabrik pengolahann dan pemurnian konsentrat (smelter).

Menanggapi hal tersebut anggota DPR RI dapil Sulsel I, Mukhtar Tompo, mengambil sikap tegas soal kinerja PT Freeport di tanah air. Baginya, perusahaan ini sudah lama melanggar, tetapi terjadi pembiaran.

Mukhtar mengatakan Freeport sebagai pemegang kontrak karya (KK) pertambangan harusnya sudah membangun smelter sejak adanya undang-undang (UU) Nomor 4 tahun 2009 tentag mineral dan Batubara (Minerba). Namun, hingga kini pembangunan smelter raksasa tambang Amerika Serikat (AS) tersebut hanyalah janji kosong dan masyarakat dibohongi dengan itu.

“Di era Pak Hatta Radjasa, kontrak karya dengan PT Freeport ini diperpanjang secara politis. Tujuannya saat itu jelas, karena masih menunggu niat baik dari Freeport, makanya di perpanjang dengan berbagai Syarat,” kata Mukhtar, Kamis (8/12).

Bahkan, di era pemerintahan Jokowi, lanjut Mukhtar, perpanjangan izin ekspor sudah yang ke-5 kali. Mereka diberikan batas waktu hingga satu tahun sejak kesepakatan dibuat tahun 2012, dan akan berakhir di 12 Januari 2017 mendatang.

Namun, dalam kurun waktu satu tahun tersebut, tidak dimanfaatkan oleh Freeport membangun smelter dan segala janji yang disampaikan kepada pemerintah. Dalam setiap hearing dengan DPR, hanya disampaikan bahwa progressnya sedang dilakukan.

“Rupanya setelah saya fokus menanyakan beberapa poin, jawabannya membuat saya dan teman-teman lain kaget. Kesimpulan saya, Freeport tidak serius, tidak konsisten. Mereka menipu masyarakat Indonesia,” beber politisi Hanura tersebut. (uc2)

Komentar Pembaca