Muscab Hanura Molor, diduga Ambo Dalle Intervensi

0
45

INSPIRATIFNEWS.COM-Parepare, Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hanura Parepare yang molor ternyata dipicu intervensi pengurus DPD Hanura Sulsel dalam Muscab. Hal ini tidak dibantah Ketua DPC Hanura Parepare H Sukawati Husain, Jumat 5 Februari. Sukawati menuding pengurus DPD Hanura Sulsel telah membuka pendaftaran calon tanpa sepengetahuan pengurus DPC.

 

“Demikian juga DPD membuat jadwal Muscab, namun panitia belum terbentuk,” kata mantan anggota DPRD Parepare ini.

 

Sukawati menegaskan, pengurus DPD Hanura Sulsel sudah mengintervensi pelaksanaan Muscab. Sementara proses Muscab berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai. Selain itu, tiga Pimpinan Anak Cabang (PAC) Hanura dinilai melanggar etika organisasi dengan mengusulkan calon Ketua Hanura, Ridwan Rombe ke DPD Sulsel, tanpa koordinasi dengan pengurus DPC.

 

“PAC tidak menjalankan tugas sesuai dengan peraturan organisasi/02/DPP-Hanura/4/2015 Pasal 39 ayat 2 yang menyebutkan bahwa pendaftaran dan penyerahan dimaksud diatas dilakukan setelah terbentuknya pimpinan Muscab, setelah segala persyaratan terbentuk mereka mengusulkan ke DPD,” kata Sukawati. Dia mengatakan, dalam etika organisasi calon yang akan menjadi ketua dibuatkan surat pengantar dari DPC, namun hal itu tidak dilakukan.

 

“Yang dikhawatirkan DPD membuka pendaftaran tanpa pengetahuan DPC,” katanya. Menurutnya, PAC dalam menetapkan calon ketua tidak melakukan pleno dan yang mengusulkan nama ke DPD hanya ketua dan sekretaris PAC tanpa melibatkan anggota. “Mereka juga tidak melaporkan kepada DPC Hanura Parepare. Menurut kami ini hal yang tidak wajar,” ujarnya.

 

Sukawati menegaskan, karena telah melanggar aturan organisasi ketiga PAC yakni Soreang, Bacukiki, dan Bacukiki Barat telah dipecat, karena menyalahi aturan partai. Dia juga menyayangkan mekanisme yang dijalankan pengurus DPD kepada seluruh DPC Hanura se-Sulsel.”Makanya, kami menilai mekanisme partai tidak berjalan normal, dan tidak sesuai anggaran rumah tangga. Kami sudah melakukan konfirmasi pada pengurus DPD, namun belum ada jawaban. Kita sudah beri surat resmi kepada DPD, kita masih menunggu responnya,” katanya.

 

Dia menambahkan, Muscab di 23 kabupaten dan kota dipersiapkan pengurus DPD. Untuk itu, Sukawati mengharapkan penerapan aturan dan mekanisme organisasi. Sukawati juga mengaku tidak mengetahui berapa calon atau siapa-siapa saja yang ikut fit and propertest sebagai calon Ketua DPC Hanura Parepare, karena tidak ada pemberitahuan. Dia juga mengatakan, tidak menginginkan Muscab deadlock dan hanya ingin menerapkan aturan partai.

 

“Kita hanya mau penerapan Anggaran Dasar dan peraturan organisasi partai,” ujarnya. Soal kepastian dirinya maju kembali untuk periode ketiga, Sukawati menjawab diplomatis. “Nantilah dilihat aspirasi kader Hanura di Muscab,” pungkasnya. Informasi yang beredar, figur Ridwan Rombe bakal menjadi penantang kuat Sukawati di Muscab Hanura. Malah Ridwan disebut-sebut telah mengantongi restu dari Ketua DPD Hanura Sulsel Ambo Dalle.

Komentar Pembaca