Muslimat NU Mengunjungi Panti Rehabilitasi Korban Napza

0
190

Inspiratifnews.com – Makassar, Perempuan sebagai garda terdepan dalam membina lingkungan keluarga harmonis, demikian halnya perempuan yang tergabung dalam Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdatul Ulama (PW NU) Sulawesi Selatan. pencegahan dan penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan terlarang adalah langkah pembinaan generasi muda NU.

Bertempat di Auditorium Universitas Islam Makassar, Muslimat NU melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Kelompok Peduli Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (YKP2N) yang beralamat di faisal XII, makassar.

Selain MoU, Muslimat NU juga selenggarakan penyuluhan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang ditempat yang sama, Selasa 18 Oktober 2016.

Pembentukan Laskar Anti Narkoba, Kata Ketua PW Muslimat NU, Majdah Agus Arifin Nu’mang merupakan program nasional yang telah dideklarasikan Pimpinan Pusat Muslimat NU, sehingga kami mengharapkan seluruh elemen Nahdatul Ulama turut menyukseskan program tersebut.

Dia juga mengatakan, lingkungan kampus dan lingkungan keluarga rawan peredaran narkoba, sebagai wujud dari tindak lanjut MoU dengan YKP2N, kalangan perempuan Nahdiyin dipandang perlu memperhatikan anak – anak muda NU untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Nantinya, kata Majdah, seluruh cabang dan ranting Muslimat NU akan berpartisipasi aktif menurunkan angka korban pengguna narkoba, tegas Majdah.

Foto : Majdah Agus Arifin Nu'mang di dampingi Andi Sulolipu memberikan nasehat pada korban Narkoba di Panti Rehabilitasi YKP2N.
Foto : Majdah Agus Arifin Nu’mang di dampingi Andi Sulolipu memberikan nasehat pada korban Narkoba di Panti Rehabilitasi YKP2N.

Direktur YKP2N, Andi Sulolipu menekankan, bahwa Muslimat NU merupakan perpanjangan tanggan dari YKP2N, bila elemen masyarakat ini bergerak secara simultan melalui pendekatan institusi pendidikan Nahdatul Ulama. dan bila merujuk informasi dari Muslimat NU, sekitar 3000 cabang Nahdatul Ulama se-Indonesia. jika gerakan NU ini efektif maka kami yakin dapat meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan obat – obatan terlarang, papar Andi Sulolipu.

Dipanti rehabilitasi, puluhan pengurus Muslimat NU Sulawesi Selatan juga mengunjungi panti rehabilitasi korban penyalahgunaan Narkotika dan obat-obatan terlarang, dari pengamatan inspiratifnews.com puluhan anak usia sekolah nampak mengisi ruang – ruang rehabilitasi.

ketika dikonfirmasi, salah satu korban, sebut saja rangga mengaku bahwa pada umumnya hanya sekedar iseng – iseng dan diperkenalkan oleh rekan – rekan sebayanya sebab bentuk obat tersebut unik serta selalu muncul rasa ingin mencoba obat – obatan itu berulang kali, tutur rangga.

Dia pun menyadari, selama mengikuti proses rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba ini. mengalami perubahan, salah satu keinginan tekad setelah menjalani proses rehabilitasi ini akan mensosialisasikan pada generasi muda untuk tidak menggunakan Narkotika dan Obat-obatan terlarang dan berjanji untuk menggapai masa depan lebih baik, tutup rangga. (*)

Komentar Pembaca