Muswil ISKINDO bumikan Poros Maritim

0
36

Inspiratifnews.com – Makassar, – Musyawarah Wilayah Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) Sulawesi Selatan, mengambil tema “Membumikan Poros Maritim dari Konsepsi ke Aksi” diadakan di Hotel Grand Imawan, Jalan Pengayoman, Makassar, Minggu 25 September 2016.

Hadir dalam kegiatan dan sebagai pemateri, diantaranya Wakil Walikota Makassar Dr. Syamsu Rizal MI, Dr. Abdul Rivai Ras bakal calon Gubernur Sulsel, peneliti Kelautan Unhas Muh. Ilyas, MSc, pakar Kelautan dan Perikanan Miftahuddin.

Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal dalam sambutan mengatakan, mengharapkan ISKINDO bisa memberikan sumbangsih bagi pemerintah Kota Makassar dan mengambil peran sebagai pendobrak program kelautan dan kemaritiman.

“Jasa-jasa kelautan kalau tidak dikembangkan, maka tidak adanya industri-industri  yang bergerak dalam program kelautan. Kerangka-kerangka untuk membingkai kawasan maritim ini haruslah terstruktur baik, mulai dari pusat hingga ke daerah-daerah, yakni peran pemerintah juga terkhusus,” papar Deng Ical, sapaan akrab Wawali Kota Makassar.

Dr. Abdul Rivai menjelaskan, cakupan domain maritim, diantaranya adalah permukaan laut, kolong laut dan dasar laut. Sedangkan lingkungan maritim kawasan, adalah pendulum geopolitik dan geoekonomi dunia bergeser ke kawasan Asia.

“Secara global, transparansi kebijakan adalah yang paling penting, apalagi mengenai kelautan dan kemaritiman. Wawasan atau kesadaran maritim diperlukan pula,” jelas Bro Rivai, sapaan akrab Abdul Rivai, sang Kolonel sekaligus pakar Kelautan.

Isu kelautan ini, ungkap Muh. Ilyas, bukan hanya terjebak disatu sektor saja, melainkan harus masuk di segala sektor. Menggulirkan semangat untuk masuk kesemua sektor-sektor pembangunan.

“Memberikan untuk masuk kedalam pemikiran adik-adik mahasiswa saat ini, haruslah ada hal-hal yang harus dibangun tentang bagaimana farmasi di kelautan dan selain ijazah sarjana kelautan, perlunya ada strategi kemampuan atau skill dikampus,” ujarnya.

Membutuhkan paradigma yang lebih untuk dibutuhkan dimasa depan, baik bagi generasi muda bahkan di kampus-kampus, mengenai kelautan dan kemaritiman. (*)

Komentar Pembaca