Nitizen Asal Sulsel “Marah” dibilang “Orang Kampung”

0
710

Inspiratifnews.com – Makassar, Nitizen asal Sulawesi Selatan Geram dibilangin “Orang Kampung”, hal ini bermula dari salah satu media terkemuka di Sulawesi Selatan membuat Judul Tulisan yang berbunyi “Saat Mall Dipenuhi Bahasa Bugis….Tanda Orang Kampung Sedang Liburan di Kota”, Jumat (31/6) disitus online media tersebut.

Sontak Nitizen asal Sulsel Marah dan menolak diri dibilang “Orang Kampung”, dari pantauan Inspiratifnews.com, sabtu (1/7) sebanyak 40 lebih nitizen memberikan komentar penolakan judul tuliasan pada media tersebut.

Mereka ada yang menghujat, satpam, pengunjung, penulis dan medianya, ketika komentar satpam Mall Panakukang yang memberikan ciri – ciri pengunjung yang berasal dari suku bugis pada jurnalis harian berinisial “F”, kutipan bahasanya seperti dibawah ini :

“Cobalah ke MP, makin banyak bahasa bugis kita dengar saling sapa satu sama lain, “Itu tandanya orang kampung mendominasi mall,” kata Andi, petugas keamanan di Mall Panakukang”.

Walhasil, Netizen pun mengungkapkan berbagai macam perkataan yang lebih dominan tidak ingin dibilangin “Orang Kampungan”, tidak kurang 3,2 K berita tentang orang kampungan dishare pembaca serta 40an komentar nitizen. Nah, redaksi inspiratifnews.com pun mengambil beberapa komentar para nitizen tersebut.

Komunitas ParePare Perantauan (Owners di MEDIAGRAP) : Tolong head line nya diperbagus anda wartawan pemula atau apa? berarti yg dikota orang apa? apakah org bugis org kampung semua!!.

Usdar Nawawi (Ketua Yayasan di Yayasan Pena Rakyat Makassar) : Fajar makin bego sajikan berita. Masa bugis dicap kampung. Sama dg menghina bos nya sendiri pak Alwi yg bugis tulen.

Suriadi Zakaria (POLTEkkES KEMENKES MAKASSAR) : RASIS

Muhammad Azhar : TULISAN TOLOL…!!!
Saya dan keluarga lebih 20 tahun di Jakarta n Jogja, tapi keluarga saya msh sangat lancar bhs Bugis n Mksr, krn aturannya jika dlm rumah, semua harus pake bhs Bugis atau Mksr!!! Bahkan 2 org anak saya yg hidup sejak kecil, lancar bhs Jawa dan Betawi, tapi jika berkomunikasi dgn kami pasti pake bhs Ogi tau Mangkasara!!! Kami bangga dgn bahasa Ibu kami.

Sahruni Lambakeng (UNHAS) : Penulis beritanya kyknya msh butuh belajar membuat berita, mskipun ada narasumber yg ptugas keamanan org kota itu, jdul berita bsa diganti jd “pendatang”, “luar kota”, bukan pake istilah org kampung. Krna jdulnya sgt mngidentikkan org bugis dgn org kampung.

Tik Tok Darmayanti Hasan II (Guru) : Redaksi kalimat kurg bgus terutama dengan kata “orang kampung” membuat sebagian orang tersinggung ….. “Saat mall dipenuhi bahasa bugis, tanda suku Bugis Sulawesi sedang liburan di Makassar”. Ini lebih bagus menurut saya ���

Wahyudy Jaya (STMIK DIPANEGARA MAKASSAR) : Orng kmpung byk duitx bos jdi prg kota…. emgx klo org kota byk duitx apa prg kampung ?. (*)

Komentar Pembaca