Nyaris Hilangkan Nyawa Nelayan, Gempita Minta Usut Insiden Jagawana

0
50

Inspiratifnews.com – Selayar, Terkait Insiden penembakan terhadap Nelayan Husain (26) asal Pulau Rajuni kabupaten Kepulauan Selayar pada (28/11/2016) lalu yang diduga di lakukan oleh oknum Polisi Kehutanan, kerap di sapa Jagawana, sampai hari ini menuai banyak kecaman salah satunya dari GEMPITA Kepulauan selayar.

Suharlim, Presiden Gempita kep. Selayar mengecam keras atas tindakan Aparat Kepolisian dalam hal ini Jagawana yang nyaris menghilangkan Nyawa seseorang.

Menurut hemat saya Kasus ini telah menyalahi prosedur yang berujung pada pelanggaran HAM berupa hak atas kehidupan, kebebasan, dan keamanan serta Prinsip – Prinsip Dasar Penggunaan Kekerasan dan Senjata Api Oleh Aparat Penegak Hukum, Jelas Presiden gempita yang kerap di sapa Pendo, papar suharlim.

Lebih Lanjut, Pendo menjelaskan bahwa Penggunaan senjata api merupakan upaya terakhir jika upaya lain dan sarana – sarana lainnya tidak efektif. Namun, perlu diperhatikan bahwa penggunaan senjata api dilakukan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu dan disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Apa yang di lakukan oleh Pelaku menurut kami itu bukan sebagai proses pengamanan sebab korban nyaris terbunuh akibat insiden itu, sampai saat ini korban masih menjalani perawatan dan sudah dua kali mengalami operasi di RS. KH. Hayyung Kep. Selayar, imbuh pendo.

Sayangnya, apa yang di lakukan pelaku justru di benarkan oleh Kapolres kepulauan Selayar dengan dalil bahwa yang mereka lakukan sudah sesuai dengan SOP dan mereka tengah menjalankan tugas.

Menurut suharlim, pernyataan itu terkesan ada pembiaran dan pembenaran terhadap pelaku penembakan, tanpa ada dasar dan proses hukum yang yang jelas.

Terkait insiden ini, Gempita mendesak Polres Selayar untuk segera memproses secara hukum terhadap pelaku agar tidak menimbulkan keresahan dan ketakutan dalam masyarakat, institusi kepolisian harus menjadi pengayom dan mitra masyarakat bukan sebaliknya, “jangan terkesan ada pembiaran dan pembenaran atas tindakan itu”, Tutur Presiden Gempita.

Hal senada di pertegas oleh Menteri Aksi dan Advokasi Gempita Kep. Selayar, Sudarman bahwa kami akan terus memantau dan mengawal sampai ada status yang jelas terhadap pelaku, ini demi memastikan penegakan hukum yang transparan dan adil khususnya di Kab. Kepulauan Selayar, Tegasnya.

Dalam waktu dekat ini, Gempita akan melakukan Konsolidasi dengan seluruh elemen Gerakan untuk menyikapi hal ini di Polda Sulsel apabila Polres Selayar tidak Responsif dan Kooperatif dalam menangani kasus tersebut, Tutup Menteri Aksi dan Advokasi Gempita Kep. Selayar, Sudarman. (*)

Komentar Pembaca