OJK Minta Debitur Waspadai UN – Swissindo

0
392

Inspiratifnews.com – Makassar, Terkait penawaran dan ajakan yang belakangan muncul dari beberapa daerah yang mengatasnamakan PT Swissindo World Trust International Orbit (UN-Swissindo) di Cirebon dan Koperasi Pandawa Mandiri Group di Yogyakarta.

Penawaran tersebut, kata Bambang Kiswono berkenaan dengan ajakan untuk pelunasan kredit dan tidak membayar utang ke bank – bank, perusahaan pembiayaan, dan lembaga keuangan lainnya. olehnya itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak semua pihak khususnya para debitur dan pelaku usaha jasa keuangan dan masyarakat bahwa praktik tersebut tidak dibenarkan sebab dapat merugikan industri jasa keuangan, katanya.

Dalam jumpa pers di kantor OJK Sulampapua dengan media cetak, online maupun elektronik dihadiri 6 Bank yakni Ayundika mewakili bagian hukum Kanwil Bank BCA, Rizwan mewakili HCR Bank BNI, Ngatari mewakili P2O Bank BRI, Yandril mewakili YYRH Bank Mandiri, Ilhanuddin Wahab selaku Asdir Bank Indonesia, Thamrin Tambunan mewakili RSH Bank Danamon, serta Frans Barung sebagai Kabag Humas Polda Sulselbar, dan Bambang Kiswono selaku Kepala OJK KR 6 Sulampapua sekaligus tuan rumah, rabu 10 agustus 2016.

Selanjutnya, OJK menghimbau agar pihak – pihak yang merasa dirugikan untuk melakukan upaya hukum sesuai koridor hukum yang berlaku, agar mendapat kepastian hukum dan mencegah kerugian yang lebih besar daripada industri jasa akibat perilaku pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab, terang bambang kiswono.

Para debitur tersebut, dihasut untuk tidak perlu membayar hutang mereka pada kreditur dengan melakukan modus penawaran sebagai berikut :

1. Mengatasnamakan negara dan/atau lembaga negara tertentu dengan dasar Pancasila dan UUD 1945.

2. Mencari korban yang terlibat kredit macet dan menjanjikan akan menyelesaikan utangnya dengan jaminan Surat Berharga Negara.

3. Meminta korban membayarkan sejumlah uang pendaftaran untuk menjadi kelompok/Badan Hukum tertentu.

4. Meminta korban untuk mencari debitur bermasalah lain untuk diajak bergabung.

Maka dari itu, Bambang menambahkan berdasar 4 point diatas bahwa modus yang dilakukan PT Swissindo World Trust International Orbit dan rekamannya maka pihak OJK Sulampapua meminta masyarakat untuk terlebih dahulu berkonsultasi terkait penawaran kegiatan keuangan yang dianggap mencurigakan ke Layanan Konsumen OJK melalui telpon 1500655 atau konsumen@ojk.go.id, tutup bambang. (*)

Komentar Pembaca