Partisipasi ‘Nitizen’ Terhadap Ancaman Perubahan Iklim

0
110

Inspiratifnews.com – Makassar– Komitmen menghadapi perubahan iklim, gerakan restorasi sungai untuk sebuah peradaban manusia, flora dan fauna. Tentu saja tidak hanya datang dari pemerintah pusat hingga daerah.

Melainkan di kalangan masyarakat, langkah inovatif untuk adaptasi dan mengatasi perubahan iklim sangat diperlukan guna mengoptimalkan sumber daya alam untuk memuliakan peradaban sungai sebagai sumber kehidupan.

“Beragam upaya inovatif lain yang vital harus terus ditumbuhkan dan melibatkan keikutsertaan masyarakat secara lebih luas, termasuk kalangan jurnis,” kata Ahmad Yusran, anggota Dewan Presidium Sungai Indonesia, usai seminar nasional “Selamatkan Tumbuhan dan Satwa Liar untuk Kehidupan” peringati Hari Lingkungan Hidup 2016 di Hotel Sahid Makassar, Kamis 16 Juni 2016.

Sulawesi Selatan sebagai pintu masuk Kawasan Timur Indonesia (KTI), kata Yusran, secara geografis wilayah ini memiliki peran sentris terkait pengendalian perubahan iklim dan lainnya yang perlu dikerjakan bersama-sama dengan masyarakat.

“Karena hal ini berkaitan dengan kegiatan sehari-hari, contohnya pilihan kita akan moda transportasi, kegiatan di rumah misalnya hemat listrik, hemat air dan milah sampah. Makan kita harus terus berusaha membangun komunikasi publik yang efektif dan terbuka, agar masyarakat semua khususnya netizen dan jurnalis dapat aktif dalam upaya menanggulangi perubahan iklim dan upaya pelestarian flora dan fauna yang ada di wilayah KTI,” jelas Yusran yang juga Ketua Forum Komunitas Hijau Makassar ini. (*)

Komentar Pembaca