Pemilihan RT/RW Kelurahan Bara-Baraya Induk diwarnai “Kecurangan”

0
196
Henny Idris, calon ketua RT01 RW02 kelurahan bara baraya induk.

Inspiratifnews.com – Makassar, Henny Idris, calon ketua RT01 RW02 kelurahan bara baraya induk pada pemilihan RT/RW pada tanggal 26 februari lalu, menggugat hasil pemilihan RT/RW di kelurahan Bara Baraya Induk Kecamatan Makassar dan menuntut pemilu ulang.

Pada awak media, rabu (1/3), Henny menganggap bahwa pemilihan RT diwilayahnya terjadi Persekongkolan antara Lurah Bara-Baraya Induk dan Ketua LPM, hal ini diduga karena terdapat 50an pemilih yang tak memberikan hak suaranya dari total hak suara 350 pemilih.

Dia juga menuturkan, jika Ketua Panitia Penyelenggara Pemilu RT/RW seharusnya tidak berasal dari Lurah Bara – Baraya Induk sebab diduga tidak akan netral dalam pemilu, dan bahkan akan berpotensi untuk “mensetting” pemenang RT/RW, paparnya di warkop new zamrud A.P.Pettarani.

Sehingga Henny Idris beranggapan, jika kekalahan dirinya pada pemilihan RT/RW yang diselenggarakan februari lalu adalah bagian dari “settingan” Lurah Bara – Baraya Induk, Lukman dan Ketua LPM, Mustamin untuk mencekal dirinya terpilih sebagai Ketua RT.

Kala itu, puluhan daftar pemilih yang tidak terdaftar pada panitia pemilihan RT/RW, tidak diakomodasi oleh panitia pemilihan padahal mereka adalah punya kartu keluarga (KK) dan mereka juga warga setempat yang telah lama berdomisili ditempat itu namun tidak punya undangan.

Olehnya itu, Henny menutut jika pemilihan RT/RW di Bara-Baraya Induk diulang dan meminta Lurah Bara – Baraya Induk dan Ketua LPM untuk netral pada pemilihan RT/RW dengan tidak menjadi panitia pemilihan sebab ditengarai akan terjadi kecurangan, pungkas Henny selaku mantan Ketua RT01/RW02 Kelurahan Bara – Baraya Induk. (*)

Komentar Pembaca