Pemimpin Agama di Makassar Anjurkan Perdamaian

0
95

Inspiratifnews.com – Makassar, Pembahasan dalam mengejar perdamaian berdasarkan pada dialog antaragama dengan tema ko-eksistensi dan solidaritas diadakan oleh perwakilan agama di St. Petrus Claver Seminary, Makassar, Indonesia pada tanggal 27 Oktober lalu.

Untuk tujuan harmonisasi agama dan dedikasi untuk perdamaian, para pemimpin dari Islam, Budha, Katolik, Protestan dan Konghucu berpartisipasi dalam acara ini di Kantor Perdamaian Dunia Alliance Agama ‘(WARP Office).

Dok : Humas HWPL WARP
Dok : Humas HWPL WARP

“Sebagai mahasiswa adalah generasi masa depan Indonesia, itu bermakna bagi siswa dari St. Petrus Claver Seminary untuk berpartisipasi dalam diskusi ini sebagai penonton. Dan saya tertarik pada topik yang berkaitan dengan cara-cara praktis untuk perdamaian”, kata Dr. Nurman Kata Tahrim, Islam Dosen UIN Makassar.

Mengingat fakta bahwa masyarakat internasional berusaha untuk menemukan pembangunan manusia dalam menghadapi tantangan dari perang dan konflik, dialog antar agama di Kantor WARP menyoroti beton, pendekatan praktis untuk pengembangan perdamaian melalui peran agama di diuntungkan masyarakat dengan nilai perdamaian sebagai prinsip universal.

Diselenggarakan oleh Budaya Surgawi, World Peace, Restorasi of Light (HWPL), sebuah LSM internasional di bawah Departemen PBB Informasi Publik, Kantor WARP membahas semangat perdamaian bagi umat manusia yang ditulis dalam kitab suci agama untuk melangkah maju ke jalan perdamaian dunia.

Saat ini, 131 kantor WARP di 92 negara telah didirikan di seluruh dunia untuk menemukan solusi untuk perdamaian melalui dialog antar agama berdasarkan kitab suci agama, koleksi pengetahuan jiwa manusia.

Hukum internasional untuk perdamaian, kerukunan beragama, partisipasi sipil dan pemberdayaan perempuan dan pemuda di pusat, pendidikan berdasarkan perdamaian adalah inisiatif inti dari perdamaian yang ditawarkan oleh HWPL.

Dengan mendapatkan dukungan global dari masyarakat sipil, pemerintah dan organisasi internasional, HWPL menekankan peran masing-masing individu dalam pembangunan perdamaian di masyarakat dengan semangat perdamaian. Kampanye Damai undang-undang telah menjadi suara dukungan untuk perdamaian dengan menambahkan tanda tangan mereka, yang akan diperkenalkan kepada lembaga global untuk kerjasama internasional untuk membangun perdamaian sebagai norma dari dunia kita. Gerakan untuk kampanye tanda tangan terus di Medan, Indonesia di “Festival Merah Putih” pada tanggal 28 Oktober. (*)

Komentar Pembaca