Pemula Gelar Dialog Mewaspadai Pengaruh Radikalisme

0
54

image

Inspiratifnews.com, Gowa-Poros Pemuda Demokrasi untuk Sulawesi Selatan menggelar Dialog Keagamaan di Warkop Kembar, Kabupaten Gowa (26/01/2016).

Kegiatan yang mengankat tema “Membangun Kewaspadaan Dini dalam Upaya Pengaruh Gerakan Radikalisme Mengatasnamakan Agama” yang diikuti 100 orang lebih peserta dari berbagai lembaga dan masyarakat Gowa.

Kegiatan ini mengundang empat narasumber yang diantaranya, Nur Alam (Kementrian Agama Kab. Gowa), Amril Aminuddin (Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Gowa), dan Dr. Mustari Mustafa (Akademisi/Dosen UIN Alauddin Makassar).

Dari pemaparan salah satu narasumber, Amril Aminuddin dari Badan Kesatuan bangsa dan politik kabupaten gowa mengatakan bahwa munculnya gerakan-gerakan radikalisme di Indonesia disebabkan oleh pesatnya informasi yang sangat mudah diakses oleh siapapun dan dimanapun.

“Pengaruh dari pesatnya informasi yang semakin cepat dan semakin mudah di akses itu sangat mudah mempengaruhi kaum muda saaat ini yang saat ini kita melihat kelompok-kelompok radikal banyak dimasuki kaum muda. Itu sebabnyak kondisi pemuda yang kurang pondasi dan tidak mampu membetengi diri terhadap paham-paham radikal.” Jelasnya saat menyampaikan materi dialognya

Selain itu, Dr. Mustafa Musatari yang juga narasumber menjelaskan bahwa ada tiga terori yang mampu menjelaskan penyebab munculnya radikalisme atau kekerasan atas nama agama yang sering terjadi.

“Ada tiga teori yang mampu menjelaskan terkait radikalisme yaitu gejala radikalisasi terjadi akibat ummat islam tidak mampu mebendung dan beradaptasi dalam mengahdapi industrialisasi dan globalisasi, yang kedua ketidakadilan dunia terhadap ummat islam, dan yang terakhir, kondisi local seperti masalah ekonomi yang tidak merata” ujarnya.

Muhammad Warakaf selaku ketua panitia pelaksana kegiatan tersebut berharap agar kegiatan-kegiatan seperti ini seharusnya dilaksanakan guna memperkuat kerukunan ummat beragama. (EO)

Komentar Pembaca