Pengusaha Ekspedisi “Protes” Pemkot Makassar

0
99

Inspiratifnews.com – Makassar, Himpunan Pengusaha Ekspedisi atau Hipeksi Kota Makassar mengritik isi perjanjian perizinan usaha pemerintah pada peletakan batu pertama pembangunan pergudangan, ekspedisi dan kargo dijalan Kapasa Raya, Daya Makassar, Senin 19 September 2016.

Ketua Hipeksi, M. Hasanuddin mengatakan bahwa selama 20 tahun, pengusaha ekspedisi telah dikibuli pemerintah mengenai perizinan yang tidak sesuai dengan pengerjaan ekspedisi yang menggunakan sistem bongkar muat.

“Bunyi perizinan yang ada ditangan kita itu menggunakan roda dua dan roda empat, sedangkan kegiatan kita sebagai ekspedisi adalah bongkar muat membutuhkan kendaraan 10 roda,” kata M. Hasanuddin saat membawakan sambutan pada acara peletakan batu pertama pergudangan.

Pembangunan pergudangan sendiri ditergetkan akan selesai dalam waktu kurang lebih satu tahun dan Itu sudah lengkap dengan berbagai fasilitas seperti jalan, mesjid, cafe-cafe, jembatan timbang, listrik, PDAM, penginapan serta dilengkapi akses pengamanan seperti pagar, CCTV, dan security.

“Kita akan selesaikan dalam waktu kurang lebih satu tahun dan itu sudah termasuk pekerjaan jalan, mesjid, cafe, jembatan timbang dan fasilitas lainnya,” ungkapnya.

Dilahan seluas 31150 M2, rencananya akan dibangun 150 unit gudang dengan harga Rp700 sampai Rp850 juta per unitnya. Kompleks pergudangan ini juga dibangun sesuai dengan kebutuhan kostumer dan sampai saat ini perkembangan pemesanan sudah mencapai 82 unit.

Ini juga menjadi salah satu kerjasama antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat serta diharapkan kehadiran gudang ini mampu meraup tenaga kerja yang dapat menaikkan pendapatan masyarakat sekitar.(*)

Komentar Pembaca