Pinrang Akan Jadi Pusat Produksi Rumput Laut

1
1420
Inspiratifnews.com-Pinrang, Kabupaten Pinrang akan menjadi sentral Produksi rumput laut Nasional, setelah pihak manajemen PT Biota Laut Ganggang ( BLG) meninjau lokasi pembangunan pengolahan rumput laut di dusun Bela Belawa Desa Polewali Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang.Pabrik yang rencananya di bangun PT BLG itu lebih besar dari pabrik rumpput laut yang berlokasi di Shanghai China yang merupakan pabrik pengolahan rumput laut terbesar di dunia.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pinrang Andi Budaya mengatakan, perusahaan nasional yang berkapasitas produksi 80 ribu ton itu telah menggelar syukuran sebagai tanda jadi pembangunan pengelolahan rumput laut di kabupaten Pinrang ” Rencananya Pembangunan pengolahan rumput laut itu, akan dibangun tahun ini juga,dan sementara dalam pengurusan administrasi ” kata dia saat dihubungi inspiratifnews.com, Senin 11 januari 2016.
Budaya mengatakan,untuk wilayah Suppa, terdapat seribu hektar lokasi yang siapkan untuk pembibitan rumput laut, setelah Pemerintah Pusat mengucurkan dana sebesar Rp1,2 Milyar untuk membiayai pembibitan rumput laut.
Bibit rumput laut tersebut lanjut dia, akan dibudidayakan di sepanjang pesisir kabupaten Pinrang yang memiliki panjang sekitar 93 kilometer dari kecamatan Lembang hingga di Ujung Lero Suppa “Sekitar bulan April mendatang, sudah dilakukan pengembang biakan rumput laut disepanjang pesisir “
Dia mengatakan,  Produksi rumput laut kabupaten Pinrang saat ini berkisar 450 ribu ton pertahun .Dan dengan adanya pabrik pengolahan rumput laut yang dibangun oleh PT BLG ini, maka produksi dapat dimaksimalkan hingga 10 ribu pertahun.
Menurut Budaya Perusahaan PT.BLG ini akan memprioritaskan rumput laut yang dihasilkan oleh Petani rumput laut Pinrang, namun jika belum mencukupi  sesuai kebutuhan PT BLG, maka perusahaan itu akan memasok rumput laut dari daerah lain, “Intinya petani rumput laut yang dihasilkan oleh petani Pinrang, sudah tidak ada masalah “.
Apalagi kata dia, harga rumput laut yang dipatok perusahaan itu,berdasarkan harga yang ada dipasaran dunia ” Harga sesuai dengan fluktuasi, sehingga peningkataan pendapatan petani sangat menjanjikan “.
PT BLG kata dia, juga akan menggunakan tenaga kerja lokal pada perusahaan pengolahan rumput laut tersebut ” Serapan tenaga kerja untuk tahap awal sekitar 350 orang ” Jadi disamping ada peningkatan ekonomi petani, serapan tenaga kerja juga ada “.
Sebelumnya Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi mengatakan, pembangunan pabrik pengolahan rumput laut yang terbesar di dunia ini, akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat yang bermukim di wilayah ini ” Termasuk perekonomian  kabupaten Pinrang “.
Apalagi kata dia, dengan adanya pembangunan pabrik pengolahan rumput laut terbesar di dunia ini,maka kabupaten Pinrang akan semakin di kenal di seantoro jagat, sehingga perusahaan raksasa yang lain, ikut berinvestasi di Kabupaten Pinrang.
Sejak dua tahun terakhir kata dia, Kabupaten Pinrang menempati posisi ke empat sebagai daerah yang paling ramah dan mudah untuk berinvestasi ” Masuknya PT BLG ini, menjadi salah satu bukti bahwa Pinrang layak menjadi destinasi investasi diberbagai sektor “. (ish)

Komentar Pembaca