Polinas LP3i Mewisuda 388 Mahasiswa

0
62

Inspiratifnews.com – Makassar, Politeknik Informatika Nasional (Polinas) LP3i mewisuda 388 mahasiswa dengan 2 program studi yaitu administrasi bisnis dan administrasi keuangan, kamis 8 september di Hotel Grand Clarion Makassar.

Pada kesempatan kali ini, dalam helatan ini dihadiri dari pimpinan yayasan hingga Kampus Polinas diantaranya: Ketua Yayasan Mitra Mandiri, Dr.Ir.H. Andi Muh Yusran Yusvan Paris, MM, MBA, Direktur Polinas LP3i Makassar, M Abduh Idris, S,Kom, MM, Kepala Kampus Polinas LP3i Tamalanrea Makassar, Andi Muh. Yusvan Paris, SH, SE, MM, MBA. Serta Akan dihadiri pula oleh Koordinator Kopertis wilayah IX, Prof, Dr, Ir, Hj, Andi Niartiningsih, MP. Turut hadir juga Ketua DPRD Sulsel, H.M.Roem.

Polinas LP3i, melalui program – programnya mampu menjawab tantangan dengan proses belajar mengajar yang disajikan melalui pendekatan praktis, diskusi kelompok, simulasi, dan latihan kerja/magang sehingga mahasiswa memiliki kemampuan dan keterampilan dibidangnya (hard skill). selain itu, mahasiswa diharapkan memiliki sikap – sikap yang baik (soft skill) yang dilakukan dengan cara meningkatkan pembinaan mental spritual, ujar yusvan paris.

Yusvan menambahkan, Politeknik Informatika Nasional (Polinas) LP3i terus menerus melakukan perbaikan berbagai hal dan terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja dan kebutuhan pemerintah, pada tahun 2013, Politeknik Informatika Nasional telah mendapatkan akreditasi program studi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Pada tahun 2003, LP3I mulai masuk kepada sektor pendidikan formal selaras dengan visi LP3I yaitu menjadi lembaga pendidikan yang terus menerus menyelaraskan kualitas pendidikannya dengan kebutuhan dunia kerja untuk menghasilkan SDM yang siap kerja yang profesional, beriman dan bertaqwa. Berawal dengan sebagian dari kampus LP3i yang telah tersebar di Indonesia berubah menjadi Polinas LP3i.

Polinas LP3i Makassar, diharapkan mampu memberikan kontribusi kepada Indonesia pada umumnya dan sulawesi selatan pada khususnya untuk menghasilkan SDM yang siap kerja dan berwirausaha. Tentunya dengan demikian dapat membantu pemerintah dalam menekan jumlah pengangguran di sulawesi selatan, tutup yusvan. (*)

Komentar Pembaca