Polisi Bekuk Hacker BBM di Palopo

0
93

Inspiratifnews.com-Palopo Sekelompok kawanan peretas akun BlackBerry Messenger (BBM) akhirnya di tangkap jajaran Tim Jatanras Polda Metro Jaya di Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (15/1/2016) kurang lebih pukul 01.45 WITA.

Mereka diamankan pihak yang berwenang karena diduga membajak BBM dengan menyebarkan konten pornografi dan menggandakan akun BBM korbannya, lalu meminta uang kepada teman korban-korbannya di BBM.

Penangkapan ini dilakukan unit 2 Jatanras pimpinan Kompol Jerry Siagian pada Jumat (15/1) pukul 01.45 Wita di beberapa lokasi.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan ini. Menurut dia, penangkapan dilakukan di tiga tempat di Palopo, Sulawesi Selatan.

“Para pelaku ini hacker BBM, mereka ditangkap di tiga lokasi, yakni di perumahan Tama Lebba, Palopo, dari lokasi ini diamankan Rismunandar (23) serta Al Gazali (20), yang merupakan seorang mahasiswa, dan Mutmain (22). Dari tangan pelaku diamankan dompet serta sejumlah HP. Kemudian Lokasi kedua di Desa Wara Timur, Palopo, dari lokasi ini diamankan M Narkolis (19), Adrian (19), Iqbal (19), mereka semuanya mahasiwa. Dari tangan pelaku disita dompet dan HP. Dan Lokasi ketiga yakni di Desa Wara Selatan, Palopo, dari lokasi ini diamankan Talib (24), Fathul (19), Juslan (27), Murwan (25), Askian (19), dan Ajun (19), mereka terdiri atas mahasiswa dan pengangguran” jelas krishna seperti yang dilansir detik.com

Modus operandi para pelaku yaitu dengan ‎memainkan link atau website yang berisi konten pornografi atau konten yang menarik korban untuk memasukkan email dan password BBM-nya.

Misalnya, dengan menggunakan link konten pornografi yang meminta pengaksesnya untuk memasukkan alamat email beserta password-nya sebelum memutar atau mengunduh film porno.

Setelah mendapatkan email dan password, para pelaku akan men-download akun BBM baru dan buat ID Blackberry dengan menggunakan email dan password korban.

“Setelah itu memanfaatkan kontak BBM-nya dengan meminta pulsa, dan masih banyak tindakan kejahatan lainnya,” tambah Krishna. (Uc2)

Komentar Pembaca