Ponpes Muhammadiyah Punnia lahirkan Tokoh Internasional

0
141

Inspiratifnews.com, Pinrang-Sabtu, 06 Februari 2016 Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Punnia-Labumpung Kabupaten Pinrang menggelar Tabligh Akbar dan Peresmian Ruang Kelas Baru. Tabligh Akbar tersebut dihadiri sekitar 250 peserta antara lain DR. H. Abd. Rahim Razak, M. Ag alumni pertama, Penasehat PD Muhammadiyah Pinrang Drs. H. Hasim Padu, PD Muhammadiyah Pinrang Drs. Sakri Condeng M. Si, PD Aisyiyah Pinrang Dra. H. Hilmiah Arsyad, Munir Amir PD Pemuda Muhammadiyah, Dewan Penasehat Ponpes Muhammadiyah Punnia Ir. H. Mukti As’ad Nur, Direktur RSA St. Khadijah Pinrang Dr. H. Rifai Umar, MARS, Keluarga Besar Pondok Pesantren, alumni, orang tua santri-santriwati dan para undangan.

“Saya merasa bersyukur dan takjub melihat perkembangan pesantren kita, mudah-mudahan perkembangan ini sejalan dengan kualitas dan prestasi santri-santriwati yang ada. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pinrang sangat mengapresiasi diadakannya tabligh akbar pada hari ini. Dalam memimpin amal usaha, mari kita memegang 2 prinsip yaitu transparansi dan kejujuran”, ungkap Sakri Condeng.

DR. H. Abd. Rahim Razak, M. Ag selaku pembawa hikmah tabligh akbar mengatakan sangat bersyukur dan bangga perna mengejam pendidikan pada Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Punnia pada tahun 1972-1975 dan sebagai alumni pertama. Pondok Pesantren Muhammadiyah Punnia lah yang menjadinya seperti sekarang ini, banyak hal yang didapatinya mulai dari belajar ilmu tajwid, bahasa arab, sharaf, dan pendidikan agama lainnya.

“Pesantren Muhammadiyah Punnia ini punya banyak sejarah dalam perjalanan hidup saya. Kami dulu pada bulan Ramadhan, diajak oleh ustadz Rauf Sunre (Almarhum) keliling ke daerah-daerah melakukan ceramah-ceramah seperti  Jampue, Pekkabata, dan Bungi”, jelas Rahim Razak.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Punnia ini merupakan binaan 3 Pimpinan Daerah Muhammadiyah yaitu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pinrang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pare-pare dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidrap.

“Berkat didikan dan terpaan selama di Pesantren Muhammadiyah Punnia, membuat saya bisa lolos mejadi salah satu tenaga pengajar Bahasa Indonesia di Yordania dengan keahlian 2 bahasa yang saya punyai yaitu bahasa arab dan bahasa inggris”, lanjut Rahim Razak.

Pada kesempatan yang sama Pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Punnia Ust. Zubair Zainal menyatakan bahwa Ponpes Punnia saat ini membina lebih kurang 200 santri-santriwati dan Inshaa Allah dalam jangka waktu 3-6 bulan santri-santriwati sudah bisa berbahasa arab.

Citizen Reporter; Sulaiman Mamma

Komentar Pembaca