PUKISTEK UIN Alauddin Makassar Kembali Membara

0
110

Inspiratifnews.com,Makassar-Walau dalam suasana libur semester telah didepan mata tetapi semangat yang membara dari PUKISTEK (Pusat Kajian Islam, Sains dan Teknologi) UIN Alauddin Makassar untuk menghadirkan suasana akademik melalui Stadium generale dengan tema “New Possibilities For The Study Of The History Of Islam In Sulawesi”, yang menghadirkan langsung pembicara dari ANU (Australian National University) Prof. Dr. Campbell Macknight yang banyak konsen meneliti tentang masuknya islam di Sulawesi Selatan.(28/01/2016)

Dalam stadium generale ini dipaparkan mengenai beberapa kemungkinan masuknya islam di Sulawesi Selatan ataupun perkembangan islamisasi yang melibatkan kerajaan Gowa, harapan terbesar lewat studuim generale ini bagaimana mengkajih masuknya islam, perkembangan dan kemajuan islam Sulawesi Selatan.

Menurut Prof. Dr. Campbell Mackninght “kajian islam di Sulawesi Selatan selama ini lebih banyak tertujuh pada abad-abad perkembangan yang mengkajih tokoh-tokoh islam, sehingga sering kali terjadi missing link (keterputusan sejarah) dan ini tentu saja membuat kita perlu untuk mengkajihnya lebih jauh”.

“Yang menarik di Sulawesi Selatan adalah adanya sistem budaya yang kuat yang melibatkan para bangsawan dalam menyebarkan islam, walaupun mungkin telah ada rakyat biasa yang memeluk islam tetapi karena raja dan bangsawan belum memeluk islam maka itu tentu saja akan menjadi hambatan. Hal inilah kemudian yang memicu perang kerajaan Gowa dan Bone untuk mengislamkan kerajaan Bone. Diluar dari itu semua bahwa islam kemudian menjadi agama orang Bugis-Makassar yang menyatu dengan kehidupan masyarakat dan terjadilah asimilasi antara islam dan budaya” lanjutnya

Ada pun informasi  menarik yang didapatkan lewat studium generale adalah bahwa ada data arkeologi yang didapatkan pada kuburan raja-raja Binamu di Kab. Jeneponto dengan nisan yang menyebutkan kematian seorang raja yang telah memeluk islam, menariknya apabila itu benar maka islam telah masuk di Sulawesi Selatan lebih awal dibandingkan dengan teori-teori yang telah ada. Lebih lanjut Prof. Dr. Champbell Mackninght mengharapkan lahirnya Prof. Mattulada baru di Sulawesi Selatan. Kepala PUKISTEK Drs. Wahyudin Halim, M.A, M.A, P.Hd mengharapkan kedepan kajian-kajian islam Sulawesi Selatan lebih memanfaatkan arsip nasional, karena sumber kajian itu belum tergalih lebih jauh. (AHD)

Komentar Pembaca