PWM : Penanganan Begal Harus Dituntaskan Layaknya Penanganan Teroris

0
85

Inspiratifnews.com, Makassar-Pasca pertemuan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sulselbar. AMM kembali melakukan tindak lanjut kasus meninggalnya Musyarrafah Aktivis Nasyiatul ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan. AMM melakukan pertemuan langsung oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Meeting Room Unismuh Business Center  (UBC) Rabu,(24/2/16).

Dalam pertemuan tersebut AMM melaporkan hasil pertemuan dengan Kapolda Sulselbar yang dilaksanakan di Markas Kapolda Sulselbar Selasa kemarin. Selain itu, Kader Muda Muhammadiyah juga mengkritisi hasil pertemuan yang dimuat oleh beberapa media cetak yang dianggap tidak sesuai dengan subtansi pembicaraan antara AMM dan Kapolda Sulselbar.

“Pemberitaan yang dimuat oleh beberapa media cetak sepertinya sudah sangat keluar dari konteks, kok jadi berita pengamanan Pilkada” ujar Mahyuddin, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel.

Selain itu Ketua Umum Nasyiatul ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan mengharapkan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah bersikap tegas untuk bersama sama menindaklanjuti dengan lebih serius kasus yang menimpa Musyarrafah. Tidak hanya itu Eka Damayanti juga menambahkan bahwa Muhammadiyah harus memperlihatkan kepeduliannya terhadap Angkatan Muda Muhammadiyah.

Sementara itu wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan ust Mawardi Pewangi yang pernah menjadi korban begal juga menambahkan bahwa begal harus dituntaskan jika perlu ditangani khusus layaknya penanganan teroris yang selalu meresahkan masyarakat dan Muhammadiyah pun juga harus menindaklanjuti secara serius karena perbuatan para begal merusak generasi anak muda. Sehingga harapan kita semua Makassar bisa kembali damai, aman dan tentram. (IR)

Komentar Pembaca