Risma:  ASI Merupakan Investasi Terbaik Bagi Setiap Anak Untuk Memulai Kehidupannya

0
46

Inspiratifnews.com-Makassar Sosialisasi dan Penyebarluasan Peraturan Daerah No. 6 Tahun 2010 tentang  ASI Eksklusif, dilaksanakan oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Hj, Rismawati Kadir Nyampa, ST., bersama sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada hari Selasa (6/2/2018) lalu.

Dalam sambutannya Rismawati, yang juga Koordinator SAR Muhammadiyah Gowa, menyampaikan bahwa pemberian ASI merupakan kodrat seorang ibu dan memperoleh ASI adalah HAK ANAK. ASI merupakan investasi terbaik bagi setiap anak untuk memulai kehidupannya.

“Diharapkan setiap bayi yang lahir dapat hidup sehat, panjang umur dan berkualitas.  ASI adalah makanan terbaik yang dapat diberikan seorang ibu kepada bayinya. Memberikan ASI  merupakan kodrat dan kewajiban seorang ibu dan memperoleh ASI adalah hak anak” ungkapnya

Tujuan dari kegiatan, yang iikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari kalangan masyarakat , adalah Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa Air Susu Ibu merupakan makanan sempurna bagi bayi karena mengandung zat gizi sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

“Maka untuk melindungi dan menjamin pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dan pemberian Air Susu Ibu yang merupakan hak mutlak bayi perlu adanya dukungan bagi ibu untuk memberikan Air Susu Ibu kepada bayi”. Tutup Risma.

Tutur hadir, diantaranya Bidan Desa (BPS) dan Bidan Puskesmas, dan tenaga kesehatan lainnya, kader posyandu, kader kesehatan lainnya, Ibu-ibu hamil maupun Ibu ibu menyusui, perwakilan dari PKK, perwakilan dari ormas perempuan, muballigh dan penceramah, Aparat Desa dan Kelurahan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Politik, Tokoh Pendidikan, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Orang Tua/Wali Siswa, Imam Desa/Kelurahan dan Imam Dusun/Lingkungan .

Dalam Sosialisasi Peraturan Daerah menghadirkan Pembicara atau Narasumber yang memiliki kompetensi di bidang Peraturan Daerah tersebut, yakni Ibu Ibu Hj. Hasnawati, S.ST. Praktisi Kesehatan, dan Muhammad Idrus, Praktisi Hukum sekaligus pemerhati masalah kesehatan masyarakat.

Kepala Desa Lempangan, Bapak Bohari Armin, sebagai tuan rumah membuka acara sekaligus menyampaikan sambutannya yang merasa bahagia dan bangga bahwa Desa Lempangan dipilih sebagai  Sosialisasi Perda.

Dalam sambutannya, Bohari menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasih kepada DPRD Provinsi Sulsel, terutama kepada Hj. Rismawati Kadir Nyampa, ST. atas kehadirannya menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Beliau berharap agar kegiatan ini memberikan dampak dan manfaat positif  kepada seluruh masyarakat Bajeng dan Bajeng Barat terutama kepada warga desanya sendiri. Setelah kegiatan ini agar tidak ada lagi Bayi yang diberi Susu Formula oleh orang tuanya dalam hal ini Ibu kandung sang Bayi, terkecuali adanya kendala-kendala kesehatan sang Ibu bayi. Bahkan hingga usia 2 tahun tetap diberi ASI.

“Kan kalo ASI, Ibu-ibu menyusui tidak perlu beli, tidak perlu cuci dot, tidak perlu repot rebus (red:sterilisasi) botol susu, begitu Bayi ta lapar, tinggal cari tempat menyusui yang telah ditentukan, ASI dapat langsung diberikan kepada Bayi ta. Bisami uangta kita pake untuk belanja kebutuhan yang lain. Iya kan” Tutup Bohari dalam sambutannya. (rls)

Komentar Pembaca