RSWS Edukasi Kanker di SMA 21 Makassar

0
149

Inspiratifnews.com – Makassar, Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo (RSWS) melakukan Edukasi Kanker Bagi Usia Remaja yang bertempat di SMA Negeri 21 Makassar, selasa (7/2/2017). Edukasi Kunker Usia Remaja Sebagai upaya mencegah sejak dini Penyakit Kanker bagi generasi muda, dan memperingati Kanker Sedunia yang jatuh pada 4 February lalu.

Dalam sambutannya Kepala SMA 21, Armin Amri, Pihak sekolah sangat menyambut baik kedatangan RSWS dalam rangka kegiatan Edukasi Kanker, sebab penyakit kanker adalah penyakit membahayakan bagi perempuan terindikasi terkena penyakit tersebut paling dominan, tukas Armin dihadapan ratusan siswa SMA 21 Makassar.

Dari data Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS) bahwa Kanker pada perempuan, terdapat dua jenis Kanker yang sangat membahayakan yakni Kanker Payudara dan Kanker Serviks. Sementara Laki – laki juga sering terindifikasi penyakit Kanker Paruparu melalui Rokok berlebihan dan Kanker Kolon yang bersumber makanan tidak sehat.

Direktur Umum dan Operasional RSWS, dr Sriwati Palaguna, kegiatan Edukasi Kanker Usia Remaja merupakan program rutin RSWS pada tiap tahunnya mengkampanyekan bahaya Penyakit Kanker, Sriwati juga menjelaskan 4 February adalah hari Kanker sedunia, sebagai bentuk kepedulian RSWS pada generasi muda sehingga dipandang perlu mengedukasi pelajar SMU/SMK guna mencegah sejak dini akan bahaya penyakit kanker, terangnya pada inspiratifnews.com.

Penyakit Kanker timbul, dikarenakan pola hidup yang tidak teratur, olahraga tidak teratur, dan pola makan yang tidak sehat. Olehnya itu Inspiratifnews.com mencoba mengulas secara singkat Bahayanya Penyakit Kanker Serviks dan Kanker Payudara sebagai berikut :

Penyakit Kanker Serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim. Human papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks. Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18.

Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik. Berikut ini, tanda-tanda seorang wanita terkena kanker serviks :

1. Perdarahan vagina
Perdarahan vagina yang ekstrim, terutama di antara mentruasi dan perdarahan setelah menopause. Ini mungkin bisa menjadi gejala dan tanda dari kanker serviks. Namun, terkadang pada tahap awal kanker serviks tidak menunjukkan gejala.

2. Perdarahan saat berhubungan seksual
Jika Anda sering mengalami perdarahan selama berhubungan seksual, mungkin itu pertanda memiliki kanker serviks. Namun demikian, hal ini masih mungkin menjadi pertanda dari masalah lain, oleh sebab itu dianjurkan untuk memeriksakannya.

3. Metastasis
Pada tahap lanjut kanker serviks, metastasis dapat timbul di beberapa bagian, misalnya di perut atau paru-paru dan tempat lainnya. Metastasis adalah penyebaran kanker dari situs awalnya, dan ini dimungkinkan terjadi pada kanker serviks tahap lanjut.

4. Gejala lain
Selain dari beberapa gejala yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat tanda lain yang sering menyerupai gejala penyakit lain. Gejala lain tersebut diantaranya adalah kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, kelelahan, nyeri panggul, sakit punggung, nyeri di kaki dan bengkak

Penyakit Kanker Payudara masih menjadi pembunuh utama wanita di Indonesia. Maka, kesehatan payudara sudah seharusnya menjadi perhatian khusus bagi semua wanita. Apa saja yang perlu diperhatikan? Apakah hanya benjolan saja? Benjolan merupakan gejala paling sering yang menjadi tanda waspada dari kanker payudara. Namun, kanker payudara bisa memberikan gejala lain selain benjolan.

Berikut ini beberapa gejala kanker payudara yang harus diperhatikan dan diwaspadai para wanita, seperti dilansir laman Prevention:

1. Kulit bersisik
Sebuah patch kulit kasar yang terasa bersisik atau lebih tebal dari biasanya bisa menandakan kanker payudara.

Dengan beberapa jenis kanker payudara, saluran yang masuk dari dalam payudara pada kulit tersumbat sehingga perubahan kulit membuat payudara terlihat seperti kulit jeruk.

2. Pembengkakan
Kadang-kadang benjolan bisa mengintai di bawah permukaan kulit, bahkan jika seorang wanita tidak bisa merasakannya. Ini mungkin mengubah bentuk atau ukuran dari payudara dan bahkan bisa mengakibatkan rasa sakit.

3. Perubahan puting
Beberapa kanker payudara akan menyebabkan apa yang disebut puting inversi atau retraksi, di mana puting bergulir ke dalam. Biasanya, itu disebabkan karena massa yang tumbuh di dalam payudara dan perubahan bentuknya.

Dalam penelitian terbaru, tujuh persen dari wanita yang didiagnosis dengan kanker payudara memiliki kelainan puting.

4. Debit puting
Mungkin kelainan puting lainnya adalah adanya debit puting seperti ASI. Debit atau cairan yang keluar dari puting untungnya jarang mengakibatkan kanker, tetapi penting untuk menemui dokter jika debit keluar tanpa Anda menyentuh atau meremas puting. (*)

Komentar Pembaca