Sadari Pentingnya SDM di Era Digital, Bukalapak.com Gelar Kompetisi Programming

0
124

Inspiratifnews.com-Tekno  Menyadari peran SDM di era digital seperti halnya programming, sangat penting untuk bisnis di era digital., salah satu perusahaan e-commerse Bukalapak.com menggelar kompetisi programming bagi mahasiswa ilmu komputer guna menggali sumber daya berkualitas bagi industri digital, Selasa (2/2/2016).

“Kami ingin mengajak para mahasiswa untuk menantang dirinya berkontribusi bagi dunia digital Indonesia serta membantu mengatasi kesenjangan digital nasional,” kata CEO Bukalapak.com, Achmad Zaky, di Jakarta seperti yang dilansir Antara.

Ia meyakini kunci sukses industri digital adalah sumber dayanya. Menciptakan sumber daya berkualitas adalah salah satu upaya Bukalapak.com mendukung pertumbuhan UKM di Indonesia lewat platform digital.

Kompetisi tersebut menguji para mahasiswa untuk menyelesaikan puzzle algoritma menggunakan bahasa C/C++, Java, Ruby, ataupun Python.

Sementara itu Nugroho Herucahyono, CTO dan Co-Founder Bukalapak.com, memaparkan alasan startup-nya menggelar lomba ini. Menurutnya, komitmen pemerintah Indonesia terhadap dunia digital semakin terasa, namun jumlah sumber daya yang ada justru berbanding terbalik dengan jumlah teknologi yang semakin berkembang dan bertambah banyak.

Menyadarai hal itu, Bukapalak ingin turut membantu menciptakan sumber daya berkualitas bagi industri digital dengan penggelaran lomba ini.

“Kami yakin para calon Software Engineering mampu merubah ekosistem dunia digital Indonesia menjadi lebih baik lagi,” ungkap Nugroho

Sebanyak 50 peserta merupakan mahasiswa dari angkatan 2012 hingga 2015. Mereka diberi panduan tentang Golang at Bukalapak sebelum memulai kompetisi. Hadiah yang diperebutkan adalah MacBook Pro, iPhone 6 & iPhone 6s, juga 2 external hardisk.

Selain lomba, acara juga diisi dengan workshop yang dibawakan oleh tim Bukalapak.com yang ahli dibidangnya, Hadi Saloko – Engineer Manager, dan Roland Rifandi – Software Engineer.

“Setelah Fasilkom UI, kami akan berkeliling ke kampus lain di Indonesia, seperti ITB, ITS, UGM, dan lainnya,” jelas Nugroho. (Uc2)

Komentar Pembaca