SAHmi, Syamsuddin Bupati Pangkep Priode Ke 2

0
44

Inspiratifnews.com-Jakarta, Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Pilkada Pangkep yang diajukan pasangan Abd Rahman Assegaf-Kamrussamad (HarapanKu), Kamis (21/1/2016). Berdasarkan amar putusan, permohonan gugatan pasangan nomor urut 1 ini tidak memenuhi syarat sebagaimana ditentukan dalam Pasal 158 UU 8/2015 dan Pasal 6 PMK 1-5/2015.

 

Oleh karena itu, eksepsi termohon (KPU Pangkep) dan eksepsi pihak terkait (Syamsuddin A Hamid-Syahban Sammana) berkenaan dengan kedudukan hukum pemohon adalah beralasan menurut hukum. Sesuai dengan jumlah penduduk Kabupaten Pangkep yang mencapai 358.294 jiwa, maka persentase perbedaan perolehan suara antara pemohon dengan pasangan calon peraih suara terbanyak untuk dapat diajukan permohonan ke MK adalah paling banyak 1,5 persen.

 

Hasil pleno rekapitulasi KPU Pangkep pada beberapa waktu lalu menetapkan pasangan Syamsuddin A Hamid-Syahban Sammana sebanyak 82.304 suara sedangkan pasangan HarapanKu sebanyak 75.380 suara. Berdasarkan data tersebut, maka batas maksimal perbedaan perolehan suara antara pemohon dengan peraih suara terbanyak adalah 1,5% x 82.304 = 1.235 suara. Adapun selisih suara antara pemohon dengan pihak terkait adalah 6.924 suara (8,41 persen) sehingga perbedaan perolehan suara melebihi batas maksimal. “Mengabulkan eksepsi termohon dan eksepsi pihak terkait mengenai kedudukan hukum (legal standing) pemohon, permohonan pemohon tidak dapat diterima,”. Demikian bunyi amar putusan yang dikutip dari situs MK. (ish)

Komentar Pembaca