Seniman Makassar ‘Diusir’ Dari Gedung Kesenian

0
176
Inspiratifnews.com – Makassar — Beberapa Seniman Makassar mengaku terkejut dengan pengambil alihan gedung kesenian oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“kita jadi seperti lalat yang diusir dari sini, padahal ini tempat ibadah seniman tempat berkumpul dan berbagi ide dan juga latihan, ” ungkap Pimpinan Rombongan Sandiwara Petta Puang, Kamis 9 Februari 2017.
Ia menambahkan,  yang patut disayangkan juga adalah tidak adanya komunikasi yang jelas antara seniman dan  Disbudpar Sulsel.
Andri Prakarsa pegiat Perserikatan Masyarakat Seni Sulsel sangat menyayangkan bila diambil sepenuhnya, “kita menyayangkan karena diambil sepenuhnya, kita dukung ada pengelola gedung kesenian tapi ada ruang bagi seniman juga karena ini sudah dianggap sebagai rumah mereka juga,” ungkap Andri.
Sekjend Perserikatan Masyarakat Seni Sulsel, Irwan. AR, mengecam keras sebab pengambil alihan gedung Societet de Harmonie adalah keinginan keras para seniman di tahun 1997 sejak itu menjadi bagian tempat berinteraksi seniman seniman. “hanya saja penanggung jawab dari gedung ini dulunya banyak, ada biro aset, ada dinas PU, ada Badan Situs Purbakala, dan Disbudpar, yang menyebabkan gedung pernah terlantar,” ungkap Irwan.
Lanjutnya,  karena penelantaran itulah seniman Makassar pernah bereaksi ke Pemrov dan melahirkan musyawarah masyarakat seni sulsel di tahun 2010, salah satu hasilnya koordinasi soal gedung kesenian dan pembinaannya dilakukan antara Disbudpar dan Seniman. (r)

Komentar Pembaca