Setahun Kasus Siyono, Dahnil Sebut Suratmi dan Busyro Tokoh Inspirasi

0
78

Inspiratifnews.com – Jakarta, Hari Ini (kamis, 9/3) tepat satu Tahun Siyono tewas di tangan Densus 88, bagi saya pribadi dan Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018, Kasus Siyono adalah Bagian terberat dan heroik dari Dakwah Muhammadiyah. Kasus Ini sekaligus menjadi jumping stone bagi kebangkitan Kokam Pemuda Muhammadiyah memaknai Ruhul Ikhlas dan Ruhul Jihad.

Kasus Siyono menjadi pintu bagi jalan memahami “jeroan” para bandit Politik di Indonesia, menggunakan alat negara melakukan stigmatisasi Teroris terhadap Islam, Demi kekuasaan dan mengejar rente.

Selama Ini, kata Dahnil Simanjuntak, bahwa Narasi dan Tafsir tunggal siapa Teroris hanya di tangan Densus 88. Tangkap. Melawan. Tembak. Mati, berikan sedikit “uang duka” dan itu adalah Teroris terkait jaringan bla..bla..bla…tanpa Ada upaya hukum untuk menghadirkan keadilan, ungkap Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.

Ditangan seorang Busyro Muqqodas, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, upaya mencari keadilan bagi Suratmi dan 4 putra-putri Siyono. Berubah menjadi Gerakan besar dan membangun kesadaran kolektif tentang pentingya melawan Stigma dan penegakan hukum.

Dahnil menambahkan, Ketika Negara absent, Komnas HAM meminta bantuan kepada Muhammadiyah, sebagai “Ibu” Negara, Muhammadiyah membantu, dan diinisiasilah autopsi terhadap Jenazah Siyono untuk mencari kebenaran. Proses autopsi, melibatkan 9 Dokter Foreksik Muhammadiyah yang luar biasa Ruhul Ikhlas dan Ruhul Jihadnya. Dibantu, lebih 1200 Pasukan Kokam Jawa Tengah dan DIY yang dengan modal Tauhid, Ilmu dan Amal mengawal seluruh proses autopsi dan memastikan Keluarga Suratmi tidak lagi di teror berbagai pihak yang ingin mengubur fakta kematian Siyono, paparnya.

Banyak nama yang terlibat dan memberikan inspirasi luar biasa dari Kasus Siyono yang tak kunjung tuntas Ini. Tapi, perkenan Saya menyebut 2 nama, Tanpa maksud mengecilkan nama lain yakni pertama Suratmi, seorang perempuan yang memberikan pembelajaran yang luar biasa tentang Makna Integritas dan kehormatan. Ditengah banyak orang Indonesia tunduk dengan Uang dan ancaman. Perempuan kuat Ini, berdiri Tegak penuh kehormatan menuntut keadilan. Menolak suap 100 juta, dan menolak kalah dengan ancaman kepala desa dan ancaman lainnya dari berbagai pihak.

Kedua Busyro Muqqodas, Pria yang Sejak lama saya Kagumi, dan semakin Saya Kagumi Ketika Saya banyak mendampingi beliau dalam banyak kesempatan, Mantan Ketua KY dan Ketua KPK Ini, integritasnya melangit. Wataknya profetik. Kesederhaannya membumi. Keberaniannya membaja. Ditengah itu semua, pria Ini humoris level Bintang 5. Beliau yang menginspirasi dan memimpin upaya mencari keadilan terhadap Suratmi, kami hanya melaksanakan semua instruksi beliau, tekanan dan teror tidak menyurutkan Pak BM, mau ngancam BM hehehe, hidupnya Sudah Bersahabat dengan “teror” sejak muda. Dan Saya banyak belajar dari beliau, Dahnil Menjelaskan. (*)

loading...

Komentar Pembaca