Sewang Ansar Hidup dari Jualan Pisang Epe

0
225

Inspiratifnews.com – Makassar, Pisang epe merupakan jajanan khas Kota Metropolitan Makassar, Sulawesi Selatan. Jajanan unik  yang satu ini  mudah  dijumpai di  sepanjang Pantai Losari.

Usaha rumah tangga  pisang  epe  ini  sudah  melegenda di Kota Daeng ini, bahkan  sebelum bibir pantai ini dibangun dengan tanggul dan kini dan penataan semakin modern,  yakni ketika masih dikenal dengan Pasar Ikan, usaha  pisang epe sudah eksis pada masa itu.

 Sekitar  pukul 16.00 WITA, di pantai ini  mulai  tampak deretan gerobak-gerobak  pisang  epe untuk memanjakan lidah pengunjung dan menyuguhkan pemandangan sunset. Pengunjung bukan hanya dari turis lokal saja,  tapi diramaikan juga turis mancanegara  yang ingin merasakan sensasi pisang  epe dan pesona keindahan  Losari yang telah menjadi maskot Kota Makassar.

 Sewang Anshar (57) merupakan salah seorang n penjual pisang epe di pantai itu. Ia memulai bisnis pisang epe diusia remaja tahun 1974 dan berlansung hingga kini.

IMG_9160
Suasana Jualan Pisang Epe Sewang Ansar disore hari (dok: yahya)

“Sebelum Pantai Losari di renovasi dan  masih bernama Pasar Ikan, saya sudah berjualan disini,” ujarnya saat ditemui, awal Mei 2016.

Sewang sangat menikmati pilihan hidupnya sebagai penjual pisang epe, selain bisnis yang menjanjikan menjual pisang epe merupakan hobby Sewang.  Kesukaan dan kecintaan itu,  lahir karena Sewang sangat suka makan pisang epe. Ia menikmati  hari harinya yang selalu menyuguhkan sensasi pisang epe kepada pengunjung.

Sehari Sewang dapat menjajakan sepuluh sisir pisang dan melayani 40-60 pengunjung per harinya. Harga yang ia patok,  per porsi dengan dua buah pisang, yakni delapan ribu sampai dua belas ribu rupiah, tergantung pesanan pengunjung.

Menurut salah satu pengunjung mahasiswa dari Sengkang Heril menyatakan bahwa setiap kali berkunjung ke Makassar, ia tidak akan pernah melewatkan moment sunset di Losari  sambil ditemani sensasi pisang epe, katanya.

Citizen Report : Rosida Ibrahim/Mahasiswa UIN Alauddin Makassar

Komentar Pembaca