Silaturrahim Bersama BKPRMI, Azis Qahar Paparkan Program Ini

0
33

Inspiratifnews.com-Makassar Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Dr. Ir. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, M. Si menghadiri acara silaturahim bersama Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) bertempat di rumah makan Wongsolo Jl. Sultan Alauddin Makassar, Rabu (1/11/2017).

Puluhan pengurus BKPRMI ikut hadir dalam pertemuan kali ini Ketua Umum BKPRMI Sulsel Hasan Hasyid Palogai, Dewan Penasehat BKPRMI Sulsel Prof. Arifuddin Ahmad, M. Ag serta pengurus inti lainya.

Dalam sambutnya Ketua Umum BKPRMI Sulsel Hasid Hasan Palogai mengatakan bahwa niatnya mengundang Ust. Azis dalam pertemuan ini adalah untuk mendiskusikan dinamika keumatan saat ini.

“kita mau mendengar program program keumatan dari beliau sebagai calon Wakil gubernur Sulsel sehingga perhatian terhadap kondisi masjid dan guru guru mengaji bisa diperhatikan serius” bebernya.

Senada dengan hal tesebut Prof. Arifuddin Ahmad, M. Ag juga ikut menegaskan bahwa program yang dapat memberi manfaat banyak ke umat harus dipikirkan secara bersama, dan untuk melihat kriteria pemimpin yang ideal adalah dia yang beriman dan mampu memahami kebutuhan serta peka dengan kodisi sosial.

“jika ia dijabatan politis maka yang dikedepankan adalah imanya dan jika ia dijabatan tehnis maka kedepan intelektualnya” tuturnya

Sementara itu Ustad Azis pun menanggapi uraian kedua tokoh ini. Menurutnya dirinya tidak pernah mengajukan diri untuk menjadi Gubernur maupun Wakil Gubernur.

“namun dorongan kuat dari masyrakat dan ummat tentunya sehingga saya tetap memasang badan dalam setiap kontestasi pilkada meskipun dua kali pilgub saya selalu kalah, dan saya tidak cape itu, karna nasibnya umat yang saya mau perjuangan dikekuasaan” terangnya.

Ia juga memaparkan beberapa program keumatan diantaranya, memperhatikan Wc masjid dan tempat wudu, serta mendirikan Rumah Qur’an.

“kenapa harus rumah qur’an? Karna selama ini kita hanya mengaktifkan TPA saja sehingga yang belajar disitu adalah anak-anak saja tapi jika kita membangun rumah Qur’an maka semua umur bisa belajar disitu, dan juga memperhatikan imam masjid dan guru guru mengaji” tutupnya. (uc2)

Komentar Pembaca