Siswa SD Rama Sejahtera di Pukuli Gurunya

0
115

Inspiratifnews.com – Makassar — terkait kekerasan yang terjadi sabtu 09 april 2016 atas seorang pelajar yang masih duduk di bangku kelas 1 SD Rama Sejatera ini, yang terkesan sangat berlebihan sampe mengalami pembengkakan pada pergelangan tangannya bukanlah suatu hal yang terjadi dengan sendirinya.

Ramadhan salah satu anak sekolah dasar SD. Rama Sejahtera makassar mengalami pembengkakan pada pergelangan tangan kirinya akibat kekerasan yang dilakukan oleh guru berinisial MW, inspiratifnews.com melihat kondisi korban yang luka-luka pasca pemukulan gurunya, selasa (12/04/2016).

Sementara menurut pengakuan wali kelas Ramadhan (mw) yang berdelik dihadapan beberapa Insan Media dan pengurus yayasan Rama Sejahtera Makassar, bahwa hal itu tidak dilakukannya ” saya cuman cambok pake tangan pak bukan pake sapu karena memang di ruangan saya tidak ada tersimpan sapu” terangnya.

Setelah mendengar keterangan (Mw) guru wali kelasnya, pihak yayasan berinisiatif untuk memanggil korban bersama ayahnya, agar informasi tidak menjadi simpang siur dan sepihak saja ” tunggu pak kami panggil dulu keluarga dan korban untuk lebih jelasnya” papar ibu Hasma selaku pengurus yayasan Rama Sejahtera.

Korban pun datang ditemani ayahnya, sontak keadaan berubah menjadi satu diskusi pencarian benar salah, yang pada hakikatnya kami hanya minta keterangan sang guru wali kelas tersebut.

Namun apa hendak dikata dari keterangan ramadhan pun menyatakan bahwa guru tersebutlah yang memukul tanganya dengan sapu ijuk pada hari sabtu 09 april 2016. Dalam wawancara tersebut juga Ramadhan dengan ekspresi takut menunjuk salah satu guru yang berada di tempat tersebut, setelah salah satu awak media memberikan pertanyaan pada Ramadhan ” siapa pukul tangan mu nak, guru yang mana ” tanya salah satu wartawan yang hadir.

Suasana seketika menjadi tenang dan seolah semua guru yang berada di sana tidak percaya akan reaksi dan kalimat yang keluar dari mulut Ramadhan.

Sementara orang tua korban yang menemani anak bungsunya, sebut saja dg. Sawala sangat kecewa dan tidak terima dengan hal yang menimpa putra bungsunya dia hanya bisa mengelus dada sembari berharap penuh dapat di mediasi.

Pada kesempatan ini ibu Hasma pihak pengurus yayasan Rama Sejahtera Makassar menyarankan dan berjanji kepada ayah korban untuk membawa Ramadhan ke Dokter Spesialis Tulan,” janganmi pak bawa ke dokter umum ini anak, sebentar kita bawa saja ke Dokter Spesial tulang” pungkas ibu Hasma.(*)

Komentar Pembaca