Syahrul Kumpulkan Ormas Bahas Keamanan di Sulsel

0
123

Inspiratifnews.com-Makassar Pasca ledakan Bom Sarinah yang terjadi di Jakarta (14/1/2016), Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengajak para tokoh-tokoh masyarakat dan agama di Sulsel untuk melakukan pertemuan di kafe Starbucks Coffee, Mall Ratu Indah, Makassar, Jumat (15/1/2016).

Dalam pertemuan ini dihadiri oleh berbagai ormas dan okp seperti Muhammadiyah, NU, Forum Ummat Islam, An-Nadzir, Pemuda Muhammadiyah Sulsel, Dandim 1408/BS Makassar dan Wakapolrestabes Makassar AKBP.

Pertemuan ini membahas kondisi keamanan wilayah di Makassar dan daerah lainnya di Sulsel. Syahrul berharap semua elemen di Sulsel harus menjaga keamanan dan ketertiban pasca aksi teror di Jakarta kemarin.

“Kami minta semua pihak jaga Sulsel dari aksi teror, terutama para kiai dan ustaz agar mengajak umat untuk sama-sama menjaga keamanan dan ancaman teror di Sulsel,” ujar Syahrul.

Sementara itu menurut Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sulsel Mahyuddin Abdullah yang turut hadir juga dalam pertemuan itu, pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah dan aparat keamanan terkait potensi-potensi teror dan gangguan kantibmas.

“Kami akan selalu membantu pemerintah untuk menjaga kondisi keamanan dan kondusifitas di Sulsel,” ujar Mahyu.

Pada agenda ini seluruh peserta termasuk gubernur, menyepakati tiga hal yang menjadi agenda yang dibukukan dalam surat pernyataan sikap atas nama masyarakat Sulawesi Selatan.

Berikut isi dari surat penyataan sikap tersebut berbunyi:

Atas nama masyarakat sulsel menolak dan melawan segala bentuk kekerasan dan aksi teroris dengan komitmen sebagai berikut;
1. Menjaga stabilitas dan kedamaian yang ada di daerah Prov Sulsel dan sekitarnya.
2. Mendukung segala upaya seluruh komponen bangsa untuk melaksanakan berbagai hal terkecil sekalipun utnuk mewujudkan kedamaian yang ada di Indonesia khususnya di Sulsel.
3. Mendukung pemerintah sepenuhnya untuk memastikan sulsel terbebas dari rasa takut yang bisa mengancam perekonomian daerah dan kehidupan lainnya
4. Mengajak masyarakat media untuk lebih selektif dan hati-hati dalamelakukan pemberitaan agar tidak memperkeruh keadaan
5. Mengajak seluruh komponen immat beragama untuk tetap menjaga kerukunan dan harmonisasi antar umat beragama dalam bangsa Indonesia.

Atas nama Masyarakat Sulsel
Ditanda tangani oleh NU Sulawesi Selatan, Muhammadiyah Sulsel,Wahdah Islamiayah, BKPRMI, LPPI, MUI Sulsel, MIUMI, FPI, Pemuda Muhammadiyah, Forum Ukhuwah Islamiyah, Dewan Masjid Islam, PUI, DPP Wahdah Islamiyah serta didukung oleh Komununitas intelijen Tni/Polri.

Semoga dari pertemuan ini dapat berdampak lebih posituf untuk masyarakat sulsel. (Uc2)

Komentar Pembaca