Terkait Aksi 4 November, Pemuda Muhammadiyah : Umat Protes Ahok

0
101

Inspiratifnews.com – Makassar, Unjuk rasa besar-besaran umat Islam Sulawesi Selatan yang direncananya akan digelar hari jumat tanggl 4 November, sebagai luapan kekecewaan terhadap lambanya penegakan hukum yang dilakukan penegak hukum terhadap Ahok yang diduga telah melakukan penistaan agama, Aksi Bela Islam yang akan diikuti olah ribuan Umat Islam merupakan bentuk protes keras terhadap penista Agama.

Berkenaan hal tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Selatan, Brigjen Pol.Dr.Gatot Edy Pramono, M.Si bersilaturahim khusus dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Organisasi Otonom (Ortom) Sulawesi Selatan, selasa 2 November di UBC Unismuh, hal ini dilakukan agar aksi bela Islam 4 november mendatang yang serentak diseluruh indonesia berlangsung tertib, damai, dan aman.

Pertemuan tersebut dihadiri unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Pimpinan Wilayah ‘Aisyiah (PWA), Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PW PM), Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiah (PW NA), Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) dan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Sulawesi Selatan.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah, Mahyuddin mengapriasi upaya pihak kepolisian untuk bersilaturahim dengan Ormas Islam, hal ini penting agar pihak penegak hukum bisa memahami semangat dan substansi persoalan sekaligus mendengar secara langsung keresahaan Ormas ketika hukum tidak ditegakkan dengan baik, lebih lanjut Mahyuddin menyampaikan bahwa Aksi Ummat tidak perlu terjadi andai pihak berwenang bisa mengambil sikap tegas dan cepat.

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah meminta secara khusus agar seluruh pihak tidak perlu menuduh macam-macam terkait dengan Aksi Bela Islam, aksi unjuk rasa bukanlah hal yang inkonstitusional, undang-undang kita tidak melarang penyampaian aspirasi, Aksi ini adalah reaksi dari ucapan yang dilakukan oleh Penista Agama tidak ada hubungannya dengan Etnik apalagi Politik, siapun pelaku Penista agama harus dihukum seberat-beratnya.

Dalam pertemuan itu Wakapolda berterimakasih kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah beserta Ortomnya yang telah menerima silaturahim dan memiliki semangat yang sama, aspirasi ini kami akan sampaikan langsung kepada Bapak Kapolri agar mendapat perhatian yang serius, ucap Brigjen Pol DR. Gatot Edy. (*)

Komentar Pembaca