Terkait Makam Pangeran Diponegoro, Maddusila Usulkan Ini !

0
254

Inspiratifnews.com – Makassar, Memperingati Haul Wafatnya Pangeran Diponegoro ke 162, sebagai wadah aktualisasi nilai juang Pangeran Diponegoro dalam memperjuangkan nilai – nilai kemanusiaan dan kemerdekaan dalam upaya menentang kolonialisme.

Dimana pada saat itu, penjajah Belanda beserta sekutunya memperondak-porandakan sendi – sendi kehidupan para ningrat penguasa di keraton Yogyakarta. Literasi mengenai perjuangan Pangeran Diponegoro telah banyak dijumpai di media digital, demikian juga kisah tragedi Benteng Fort Rotterdam, guna meluruskan sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro sampai beliau wafat diusia ke 70 tahun.

Dan saat ini, makam beliau dapat dijumpai di Jalan Pangeran Ponegoro, Makassar. Para wisatawan pun berkenan berkunjung melihat makam Pangeran Diponegoro diwaktu – waktu yang telah ditentukan pihak pengelola makam.

Atas dasar itulah, komunitas keluarga Pangeran Diponegoro menggelar Haul ke 162 wafatnya Pangeran Diponegoro, serangkaian kegiatan itu komunitas ini mengagendakan Dialog Refleksi Perjuangan Pangeran Diponegoro, Orasi Penghormatan Masyarakat Makassar, dan Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro, bertempat di Losari Beach Hotel, 8 Januari 2017.

Raja Gowa ke-XXXII Andi Maddusila terlihat menghadiri acara Haul 162 Pangeran Diponegoro yang selenggarakan Persatuan Pengacara Indonesia (Peradi) Sulawesi Selatan.

Ketua Peradi Sulsel, Soeprapto Budisantoso mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada Pangeran Dipanegoro sebagai pahlawan nasional, “Acara haul ini baru pertama kira lakukan di Makassar, ini sebagai bentuk penghargaan kita kepada pahlawan nasional Pangeran Diponegoro,” ujarnya.

Soeprapto juga membenarkan, Haul wafatnya Pangeran Diponegoro ke 162 diperingati untuk mengingat kembali perjuangannya dalam menentang kolonialisme yang saat itu memporak porandakan sendi-sendi kehidupan para ningrat penguasa di Kraton Yogyakarta, sehingga menelantarkan dan menyengsarakan rakyat di era kepemimpinan Sultan Hamengkubuwono II-V, ungkapnya.

Sementara itu, dalam rangka peringatan Haul 162 Pangeran Diponegoro, Andi Maddusila mengaku sedikit prihatin dengan kondisi makam Pangeran Diponegoro yang terletak di Jalan Diponegoro Makassar.

“Kita sedikit miris dengan kondisi makam pahlawan kita yang sempit. Kita akan usulkan kepada Pemerintah daerah dan Pusat untuk melakukan perluasan terhadap makam Pangeran Diponegoro,” tutup Madusila. (*)

Komentar Pembaca