Tokoh Nasional Kumpul Beri Dukungan Kepada Wahdah Islamiyah

0
121

Inspiratifnews.com-Jakarta Rasa Ikatan Ukhuwah dan Solidaritas yang begitu tinggi antara sesama Ummat Islam sangat tampak pada suasana Konferensi Pers yang di Gelar secara Resmi Oleh Wahdah Islamiyah dan Ustadz Zaitun Rasmin,korban Fitnah Pemberitaan dari Metro TV,Senin (11/1) di Restoran Pulau Dua Senayan Jakarta

Ini dibuktikan sebanyak 26 Tokoh dan Ulama Islam Indonesia berkumpul beri dukungan Kepada Wahdah Islamiyah

Diantara Tokoh Nasional yang hadir Dr.Hidayat Nurwahid (Wakil Ketua MPR RI), Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Bahtiar Nasir(Sejend MIUMI), Ustadz Bobby (Pencetus Menghafal Al Quran Semudah Tersenyum), Dr. Syafi’i Antonio, Ustaz Fahmi Salim, Yan Harlan, Ustadz Tony Rasyid, Ustadz Amirsyah Tambunan (MUI Pusat), Ustaz Cholil Nafis (NU), Adhyaksa Dault (Mantan Menpora), Dr. Aries Muftie, Teten Kustiawan, Syakir Sula, Ustadz Ferry Nur, Pak Fahmi Askar, Ustaz Fadzlan Garamatan, Pak Iqbal Parewangi (Senator DPD asal sulsel), Syekh Ali Jeber, Mustafa Nahrawardaya, Egi Sudjana dan Ustadz Adnin Armas

Konferensi Pers ini dihadiri sekitar 60 an awak media Cetak, Online dan TV

Wakil Ketua Umum DPP WI Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil membacakan Pernyataan Sikap Komplain kepada Metro TV

1. Tuntutan kepada Metro TV agar melakukan ralat tayang, dengan memberikan kesempatan kepada Ustadz Zaitun Rasmin agar melakukan klarifikasi dalam acara, paling lambat 2×24 jam setelah pernyataan klarifikasi mereka terima

2. Tuntutan Kepada Metro TV agar memohon maaf kepada Wahdah Islamiyah selama 3 hari berturut-turut.

3. Melakukan pengaduan kepada Dewan Pers, dan KPI terkait kode etik jurnalistik dan penyiaran yang tidak dijalankan oleh Metro TV, sehingga layak diberi sanksi

4. Menunjuk Dr. Eggi Sudjana, sebagai pengacara Ustadz Zaitun Rasmin dan atau Wahdah Islamiyah, untuk melakukan tindakan tindakan hukum terkait.

Ustad Zaitun dalam Konferensi Pers nya menyatakan keprihatinan atas kejadian ini. “Sebetulnya saya sangat sedih dengan keadaan ini, sesama anak bangsa diperhadapkan dengan masalah ini. Tapi yang namanya kekeliruan perlu tetap  diluruskan”, Ujar Wakil Sekjend MUI Pusat ini

Lanjut Ustadz bahwa Media adalah aset Bangsa dalam membangun kemajuan bangsa, namun perlu diingat bahwa  kita tidak ingin ada yang merusak peran media ini.

“Semoga hal ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Untuk Kehidupan Bangsa ke depan yang harmonis,melihat Tantangan Ummat dan Bangsa saat ini,tidak sedikit”, Tegas Ketua Ikatan Dai dan  Ulama Asia Tenggara ini

Ustad Ardin Armas sebagai Pemandu Acara Konpers ini menyatakan bahwa kasus Pemberitaan ini melukai banyak pihak, tidak hanya Pribadi Ustadz Zaitun dan Wahdah Islamiyah yang dirugikan, tapi Lembaga tempat Berkumpulnya Ulama dan Cendikiawan Muslim, Majelis Ulama Indonesia Pusat (MUI) Pusat juga turut dilukai, dimana Ustad Zaitun di MUI, sebagai unsur Pimpinan, Wakil Sekjend.serta melukai secara Umum Ummat Islam Indonesia

Salah seorang Tokoh Perwakilan Ummat dari Sulsel, AM.Iqbal Parewangi yang saat ini sebagai Senator DPD RI, turut hadir beri dukungan. “Hubungan dengan Wahdah Islamiyah awalnya beliau jaga jarak, namum setelah berinteraksi dengan Ustadz Zaitun dan Lembaganya saya langsung jatuh cinta dengan Wahdah Islamiyah. Bahkan saya sebagai Provokator kepada Anak Anak Sulsel untuk menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan Wahdah”, Ujar senator DPD RI Komite I ini

Dalam Kesempatan tersebut, Iqbal Parewangi menyampaikan bahwa akan membawa masalah ini ke sidang Paripurna Besok (12/1)

Tokoh lain yang beri dukungan adalah Pengurus MUI Pusat KH. Cholil Nafis dari NU.sebagai Akademisi beliau 4 bulan lalu menguji Mahasiswa Pascasarjana UI yang mengangkat Tesis tentang Dakwah Wahdah Islamiyah. Dalam pembahasan Tesis itu tidak menemukan bahwa Wahdah Islamiyah benci NKRI, justru dalam penelitian disebutkan pola pola perjuangan Ormas Wahdah Islamiyah yang santun, jauh dari tindakan kekerasan.

Ustadz Yusuf Mansur, Tokoh Islam Nasional yang pertama beri dukungan kepada Wahdah Islamiyah dan Ustadz Zaitun, dalam kicauan twitternya beberapa waktu lalu, menambahkan hubungan interaksi nya dengan Ustadz Zaitun “Ustadz Zaitun itu menemani malam malam saya dengan belajar bahasa Arab beliau coaching saya mahir bahasa Arab, yang banyak berhubungan dengan Syaikh Imam Masjidil Haram. Lembaga Beliau Penggiat Rumah Rumah Tahfidz. Semoga ke depan nya Wahdah Islamiyah sesuai namanya dapat mewujudkan cita cita Persatuan Islam” ujar Ustadz yang sudah miliki Jutaan Follower ini

Alhamdulillah setelah selesai Konferensi Pers. Secara Administrasi, tim langsung mengantar surat Komplain dan Tuntutan Langsung Ke Kantor Metro TV,Surat Pengaduan ke KPI Pusat serta ke Dewan Pers, tutup moderator. (Uc2)

Komentar Pembaca