TPP NH-Azis Beri Pencerahan Masyarakat Moncongloe Maros

0
45

Inspiratifnews.com-Maros Tim Perempuan Pejuang (TPP) NH-Aziz, kembali menelusuri lorong-lorong jalan Desa Moncongloe, Kabupaten Maros Senin (13/11/2017)

Di bawah derasnya hujan keberkahan yang turun saat itu. Kedatangan TPP ke tempat itu adalah dalam rangka memenuhi harapan masyarakat Desa. Moncongloe, khususnya jama’ah Masjid Nurul Iman, untuk mendengarkan pencerahan dari Ustadzah Dr. Sabriati Azis, M.Pd.

Jama’ah Masjid Nurul Iman Moncongloe adalah simpatisan kuat NH-Aziz, sehingga walaupun harus berjalan di atas jalanan yang berlumpur, di bawah hujan deras, ratusan warga masyarakat Moncongloe tetap antusias untuk hadir, bertatap muka langsung dengan Dr. Sabriati Azis berserta Tim Perempuan Pejuang NH-Aziz yang ikut bersama beliau.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya acara seperti ini semoga percerahan yang di sampaikan nantinya oleh Ustadzah Dr. Sabriati Azis dapat mengantar kita pada kebahagiaan hakiki” Kata H. Mursalin, Ketua pengurus Masjid Nurul Iman

Semementara itu Ketua Panitia Pengajian ini Salma Karim mengungkapkan bahwa
ini adalah kali ke empat dari TPP mengadakan kegiatan pencerahan di masjid ini.

Kegiatan seperti ini dilakukan berulang kali, karena disadari bahwa selalu memberi pencerahan dan penguatan kepada para orang tua, adalah kebutuhan yang sangat urgen” terang Salma Karim yang sekaligus ketua TPP NH-Aziz Kabupaten Maros

Dr. Sabriati Azis yang hadir sebagai pemateri tunggal saat itu, menyampaikan bagaimana meraih kebahagiaan hakiki.

“Untuk meraih kebahagiaan hakiki selain usaha maksimal yang kita lakukan dengan ikhlas, kita juga harus mensyukuri setiap pemberian Allah Ta’ala kepada kita semua. Diantara usaha yang mesti kita lakukan secara maksimal, adalah bersungguh-sungguh saat berdo’a kepada Allah Ta’ala dalam setiap shalat kita” urai Ummi Aty – demikian sapaan akrab istri Azis Qahar Mudzakkar ini.

Lebih jauh Ummi Aty menjelaskan bahwa kebahagiaan hakiki tidak akan mampu diraih jika seseorang menyekutukan Allah Ta’ala dengan selain-Nya.

“Menghiasi usaha dengan jimat-jimat, penglaris-penglaris, atau ritual-ritual lainnya yang mengandung kesyirikan dan menafikan tauhid” tukasnya. (uc2)

Komentar Pembaca