Usai Tarwih Sendal Hilang itu Biasa, Ironisnya Pria ini Malah Kehilangan Kendaraan

0
106

Inspiratifnews.com – Makassar, Berduyun – duyun untuk menunaikan shalat isya dan shalat tarawih berjamaah di mesjid adalah hal yang tak lazim di bulan Ramadhan, begitupun Bayu warga jalan Kangkung, kecamatan Bontoala yang hendak melaksanakan shalat isya dan tarawih berjamaah, namun kehilangan sepeda motor  di area parkir Mesjid Al-markaz Al-Islami usai menunaikan shalat tarwih, senin malam (20/6/2016).

Dan sangat lumrah, jika biasanya jamaah keluar mesjid kehilangan sendal atau alas kaki tetapi jamaah ini malah kehilangan sepeda motornya.

Singkat kata, Bayu baru mengetahui kehilangan sepeda motornya usai menunaikan shalat tarwih di mesjid tersebut, Bayu yang mengendari sepeda motor merek Jupiter Z dengan nomor polisi 3836 Z, setelah membayar karcis parkir, Bayu pun parkir sepeda motor di area parkir Almarkaz Al Islami sesuai yang diatur oleh petugas parkir.

Setelah melaksanakan shalat Tarawih, Bayu bergegas pulang kerumah guna beristirahat, sesampainya di area parkir, sepeda motor miliknya pun tidak ada di area parkir itu.

“Kepada petugas parkir, Bayu menanyakan keberadaan sepeda motornya, ironisnya petugas parkir berdalih tidak dapat mengidentifikasi sepeda motor milik bayu, seolah – olah ingin lepas tanggung jawab petugas parkir itu berkata ”Disini motor kalau sudah hilang, sulit untuk ditemukan lagi”, papar Bayu pada inspiratifnews.com usai mengkonfirmasi pada petugas parkir bernama Zulkifly, Senin (20/6/2016) malam.

Tidak menemukan kejelasan keberadaan sepeda motornya, Bayu lalu mengadukan kehilangan ini pada pihak berwajib yakni Polsek Bontoala, yang jaraknya tidak jauh dari mesjid Al Markaz Al Islami dan kasus kehilangan kendaraan ini pun ditangani oleh kepolisian dengan surat tanda laporan STPL/263/VI/2016.

“Saya hanya berharap agar pihak pengelola bertanggung jawab karena saya memarkir kendaraan sesuai prosedur membayar retribusi parkir sesuai yang tertera di karcis, dan petugas parkir mestinya juga profesional dalam menjamin keamanan kendaraan jamaah mesjid” tutur bayu.

Dikonfirmasi terpisah, Menurut Koordinator parkir Almarkz Al Islami, Zulkifly mengakui ada keteledoran dan kelalaian yang dilakukan oleh petugas parkir hingga kendaraan tersebut raib dibawa kabur oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Salah satu kelemahan karena petugas parkir hanya memeriksa karcis tidak memeriksa STNK dan melakukan pendataan nomer plat kendaraan serta pengecekan kendaraan guna memastikan keamanan kendaraan jamaah mesjid, ujarnya.

Meski demikian, Zul mengatakan pihaknya akan mengkooridinasikan kehilangan kendaraan tersebut ke pengurus yayasan mesjid Al Markaz Al Islami. ”Yang pasti ada solusinya dari pengurus yayasan mesjid Al Markaz Al Islami, semoga saja solusinya dapat diterima kedua belah pihak,” tandasnya.(*)

Komentar Pembaca