Utang Rakyat Indonesia Dibayarkan UN – Swissindo

4
1393

Inspiratifnews.com – Makassar, UN -SWISSINDO adalah lembaga dunia dan consurtium internationality SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT (12 selection organization) dengan kantor perwakilan dunia di negara Laos (Lao P.D.R) dan dipimpin oleh Chairman Bapak Sino AS Soegihartonotonegoro, ST-MI.

Nasabah Bank Primer yang ada di Indonesia seperti BCA, BRI, BNI, Mandiri, Danamon, dan Bank CIMB Niaga serta memiliki utang pada bank tersebut yang akan dibayarkan oleh UN – SWISSINDO maksimal Rp 2 milyar.

Dalam keterangan persnya, La Seni mengatakan warga negara tidak diwajibkan lagi untuk melakukan pembayaran ataupun cicilan utang kepada Bank sebab seluruh beban utang rakyat indonesia telah dilunasi oleh UN-SWISSINDO World Trust International Orbit selaku pemegang Sertifikat Bank Indonesia (SBI) Account Owner di Bank Primer sesuai SKR-BI No.0126/BI-SKR/XI/2012 tanggal 1 november 2012 dan SKR/IDR 00013 tanggal 30 maret 2012 yang disahkan oleh Dewan Ikatan Dokumen International British Royal Families Kontrol No.01302014 – Co300 tanggal 30 januari 2014′, papar La Ceni Kalean saat dikonfirmasi inspiratifnews.com.

Pihak UN Swsissindo mengklaim sudah memiliki dana sebesar senilai Euro 89,5T yang akan digunakan untuk membayar utang-utang di 25 negara termasuk Indonesia.

La Ceni Kalean General Deputy I Wilayah X mengatakan bahwa UN Swsissindo akan membayarkan utang-utang rakyat Indonesia yang memiliki dokumen resmi yang diserahkan kepada UN Swissindo.

“UN Swissindo memerintahkan kepada rakyat indonesia untuk tidak lagi membayar utang-utang mereka karena sudah dibayarkan oleh Un Swissindo hingga besaran Rp 2.M setiap orangnya,” ujar La Ceni dalam keterangan resminya di warkop Phoenam Makassar Rabu 27 Juli 2016.

Dia menjelaskan bahwa dengan adanya Un Swission maka utang-utang rakyat Indonesia sejak 2014 ke bawah dianggap sudah lunas karena sudah ada pembayaran di bank indonesia oleh organisasi yang dipimpinnya. La Ceni mengatakan bahwa pihaknya di sulsel sudah membantu sekitar 100 nasabah yang berutang di bank-bank yang ada di sulsel.

“Pihak Un Swissindo akan membantu melunasi utang-utang masyarakat yang memiliki dokumen berupa foto copy KTP dan kredit di bank,” tuturnya. Lebih jauh dia menjelaskan bahwa bagi yang tidak memiliki utang akan diberikan kompesasi sebesar Rp.2 M.

La Ceny juga menambahkan akan melakukan unjukrasa di depan gedung BI jalan jenderal sudirman Kamis 28 Juli 2016 untuk mendesak BI memutihkan utang-utang rakyat Indonesia. Dia mengaku akan menurunkan sekitar 500 massa dalam aksi tersebut.(*)

Komentar Pembaca