Wagub Sulsel Optimis Pertahankan WTP

0
66

Inspiratifnews.com – Makassar, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulawesi Selatan untuk tahun anggaran 2015 kepada Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Sulsel di Gedung BPK Perwakilan Sulsel, Kamis (31/3/2016).

 

“Penyerahan LKPD akan memudahkan jalannya pemeriksaan terhadap penggunaan APBD bagi BPK dimana waktunya sangat terbatas, saya harap untuk mendukung kelancaran pemeriksaan tersebut adanya pendampingan dari unsur BPK di lapangan, sehingga tidak akan ada kesalahan administrasi”kata Agus di Kantor BPK perwakilan RI.

 

Agus harap, agar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh sebelumnya oleh pemerintah provinsi maupu pemerintah Kabupaten/kota dapat dipertahankan, sedangkan yang belum mendapatkan opini harus ditingkatkan.

 

Setelah Wakil Gubernur Sulsel melakukan penyerahan LKPD Tahun Anggaran 2015 kepada Kepala Perwakilan BPK Sulsel Andi Lologau, disusul oleh Walikota Palopo Judas Amir, kemudian Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru dan Wakil Bupati Sidenreng Rappang Dolla Mando.

 

Sementara Kepala Kantor BPK Perwakilan Sulawesi Selatan Andi Lologau menyambut baik Pemprov Sulsel, dan Pemkab /kota  yang telah menyerahkan LKPD TA 2015 tepat waktu, dimana pelaporan tersebut merupakan pertanggung jawaban APBD setiap tahunnya.

 

 

Dia menjelaskan, LKPD ini merupakan aman dari peraturan perundang-undangan tentang keuangan negara serta perbendaharaan negara, serta Permendagri tetantang pelaporan keuangan negara.

 

Andi Lologau menyatakan sistem pengelolaan keuangan di tahun 2015  sangat berbeda dengan sistem tahun sebelumnya, dimana telah menggunakan sistem pengelolaan keuangan berbasis akrual.

 

“ Sistem akrual adalah ketika terjadi transaksi maka harus mutlak diakui dan dicatat sekalipun belum keluar anggaran, sedangkan sistem sebelumnya adalah anggaran keluar terlebih dahulu baru diakui dan dicatat.”ujarnya lebih jauh.

 

Olehnya itu, menurut Andi Lologau bahwa tidak menutup kemungkinan ada banyak kesulitan kesulitan yang di temui dalam LKPD TA 2015 ini. Dia berharap agar Pemprov,Pemkab dan Pemkot agar intens melakukan komuniukasi dengan pihak BPK yang bertugas dilapangan, agar pemeriksaan dapat berjalan lancar sesuai waktu target pemeriksaan yaitu 60 hari dari waktu penyerahan LKPD.(*)

 

Komentar Pembaca