Walikota Makassar Target Raih Adipura Paripurna

0
70

Inspiratifnews.com-Jakarta,Tekad Makassar mempertahankan Piala Adipura sebagai lambang supremasi tertinggi kota Bersih seIndonesia makin bulat, setelah mampu meraih piala tersebut pada tahun 2015 lalu.

Bahkan Pemkot Makassar menargetkan untuk menyabet kategori Adipura Paripurna yang mulai dilombakan pada tahun 2016 ini.

Piala Adipura Paripurna merupakan penghargaan bagi Kota/Kabupaten dengan capaian minimal dua kategori dari beberapa kategori yang diperlombakan diantaranya yakni kategori Adipura Buana dan Adipura Kirana serta Adipura Bhakti.

Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat menghadiri rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Melalui Program Adipura, Senin (01/02/2016) di Hotel Sahid Jaya Jakarta menyatakan, Makassar sangat optimis mampu mempertahankan piala tersebut.

Pengkategorian penilaian dan penghargaan untuk tahun 2016 ini yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya tidak menjadi kendala bagi Pemkot.

“Saat ini kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan kebijakan untuk memberikan beberapa kategori pada piala Adipura, namun target kita tetap akan menyabet piala tersebut,” ujar Danny Pomanto.

Kategori piala Adipura yang dikeluarkan KLHK Menteri Lingkungan Hidup saat ini menjadi lebih kompleks dengan mengaitkan pada beberapa kriteria yang menyangkut aspek sosial, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.  Kategori Piala Adipura Kirana misalnya dititikberatkan pada penilaian kota yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui Trade, Tourism and Investmen yang berbasis pengelolaan Lingkungan Hidup.

Menteri Lingkungan hidup dan Kehutanan, Nurbaya Bakar dalam sambutan pembukaan Rakornas menyatakan, pemberian penghargaan Adipura dalam perspektif sekarang adalah suatu instrumen yang bisa membangun kepercayaan rakyat dan membangun stabilitas pemerintah.

Menurut Nurbaya, suatu daerah bisa meraih adipura apabila memiliki platform yang jelas dan strategi strategi yg diterapkan. Strategi bukan hanya parameter dalam penilaian adipura. Namun harus bisa membangun kebersamaan dan kepercayaan masyarakat bersama.

“Persoalan sampah bukan hal yang mudah. Di pusat saat ini juga masih mengodok beberapa dokumen-dokumen teknis dan strategis dalam hal kebersihan, persampahan dan adipura,” kata Nurbaya.

Rakornas sendiri diharapkan dapat menjadi ajang bagi daerah untuk memberikan masukan-masukan dalam mengevaluasi pelaksanaan penilaian piala Adipura. Seluruh Walikota/bupati SeIndonesia nampak hadir mengikuti kegiatan yang berlangsung sehari tersebut.

Komentar Pembaca