Wanita “Keibuan” Pembawa Berkah

0
156

WANITA “KE-IBUAN” PEMBAWA BERKAH

disebutkan dalam keterangan Ibnu Mas’ud bahwa:

التمسوا الغنى في النكاح

“Carilah kekayaan dalam pernikahan”. (Tafsir Ibnu Katsir, 6/51).

 

Banyak pendapat mengatakan bahwa keberadaan istri terkadang menjadi sumber keberkahan bagi seorang lelaki. Karena lelaki yang menjadi suami, dia harus menanggung nafkah istri dan anaknya. Sehingga jalur rizki mereka melalui suami yang menjadi sumber nafkah bagi keluarganya.

 

Syaikh Muhammad Mukhtar as-Syinqithi mengatakan:

 

أن بعض النساء المباركة …بعض النساء المباركة إذا تزوج الانسان بورك له في ماله وبورك له في رزقه وبورك له في كسبه

 

“Sebagian wanita itu berkah wanita yang berkah, ketika dinikahi lelaki, maka hartanya diberkahi, rizkinya diberkahi, dan pekerjaannya diberkahi.” (Liqa’ Maftuh)

Metode mengecek Keberkan perempuan dan lelaki sejak dini disebut oleh orang bijak dalam perkataan hikmah :

أجمل ما في الرجل الرجولة .

أجمل مافي المرأة الامومه

 

Setampan-tampannya lelaki adalah yang dewasa

dan secantik-cantiknya wanita adalah yang keibu-ibuan.

 

Dan wanita ke-Ibuan itu pasti terdapat pada wanita yang sholeha

 

Penulis : Habib Mahmud

Komentar Pembaca