Wawali Makassar – Mentri Kemaritiman Bahas Pasokan Listrik Sulawesi

0
49
Jpeg

Inspiratifnews.com – Makassar, Dalam Rapat koordinasi pemenuhan pasokan daya listrik bagian sarana dan prasarana pendukung produksi kelautan dan perikanan lingkup wilayah regional Sulawesi yang digelar di hotel Aryaduta, Kamis, 20 Juli. Wakil Walikota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, bersama kementrian kemaritiman RI, Deputi bidang Sumber daya dan jasa, membahas terkait pemenuhan pasokan listrik khususnya untuk mendukung produksi kelautan dan perikanan.

Menurut Deputi bidang koordinasi Sumber daya alam dan jasa, Agung Kuswandono, memaparkan pentingnya pembahasan terkait penyediaan pasokan listrik khususnya bagi para nelayan. Dikarenakan Sumber daya alam khususnya produksi kelautan di wilayah Indonesia, sangat luar biasa. Namun untuk pemberdayaan pada second step belum maksimal.

“Saat ini nelayan belum memiliki kastorik, alat penyimpanan ikan agar dapat lebih awet sehingga tangkapan nelayan dapat dikelolah dengan baik, bukan hanya ditangkap dan segera di jual ke kapal asing di tengah laut,” ujarnya.

Menurutnya permasalahan tersebut terlihat sederhana namun memberikan efek untuk peningkatan masyarakat khususnya nelayan, sehingga membutuhkan koordinasi mulai dari pusat hingga ke daerah, untuk membangun industri kelautan di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Walikota Makassar, DR Syamsu Rizal MI, mengungkapkan pentingnya menemukan strategi pengelolaan sumber daya alam laut yang melimpah, apalagi wilayah Makassar 70 persen adalah laut.

“Makassar dahulunya terkenal sebagai pemasok nelayan, dan hal ini ingin dikembangkan kembali yang kini mulai memudar, yang terlihat dari jumlah penduduk Makassar yang bermata pencaharian di bidang kelautan hanya sekitar 9 persen,” ujarnya.

Hal yang patut diperhatikan pula yakni pembangunan depo bahan bakar di pulau pulau, sehingga memudahkan nelayan untuk mendapatkan bahan bakar.

Selain itu, rakor akan dilanjutkan dengan peninjauan untuk mengenalkan konvorter kit kepada nelayan agar dapat diterapkan oleh nelayan, yang merupakan hasil karya anak bangsa dan telah di produksi secara nasional, agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pengalihan penggunaan bahan bakar minyak ke bahan bakar gas yang mampu memberikan efisiensi biaya.(*)

Komentar Pembaca