Wilianto Tanta Kembali Pimpin PSMTI Sulsel, Ini Harapan Arqam Azikin

0
249

Inspiratifnews.com – Makassar, Wilianto Tanta kembali terpilih aklamasi untuk memimpin Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Selatan periode 2016-2020. Wiliantobeserta dewan dan pengurus PSMTI Sulsel dilantik di Phinisi Ballroom, Hotel Clarion, Makassar, 8 Oktober.

Owner PT. Passokorang Group itu resmi dilantik oleh Ketua Umum PSMTI Pusat, David Herman Jaya. Sebelumnya, Wilianto Tanta terpilih untuk kedua kalinya secara aklamasi pada Musyawarah Provinsi IV PSMTI, awal September lalu.

Dalam sambutannya, Wilianto mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada segenap pengurus, anggota dan para dewan yang kembali mempercayakan dirinya untuk kembali menjabat. Di bawah kepemimpinannya untuk kedua kali, Wilianto berusaha mewujudkan PSMTI Sulsel dengan lingkungan yang harmonis, mitratif dan komunikatif.

“Suku Tionghoa sebagai bagian dari warga Indonesia telah membuktikan peran dan kontribusi untuk membangun negara kesatuan republik Indonesia. Sebagai tanah tumpah darah kita, Saya mengajak segenap pengurus dan anggota, mari kita memahami visi dan misi PSMTI dan bersama menciptakan lingkungan yang harmonis, mitratif dan komunikatif. Bersama, mari kita menjaga keutuhan bangsa dan negara,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSMTI Pusat, David Herman Jaya mengatakan eksistensi PSMTI diperlukan diberbagai daerah. Menurutnya, eksistensi tersebut dibutuhkan untuk memudahkan persatuan bagi warga suku tionghoa dan persatuan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Sebagai organisasi yang merupakan wadah yang menggarap seluruh warga tionghoa untuk bersama-sama dengan seluruh komponen warga Indonesia berkiprah dalam pembangunan negara republik Indonesia menuju masyarakat yang harmonis, adil dan makmur serta memperjuangkan suku tionghoa sebagai warga negara,” kata David.

Untuk dapat berkiprah, David mengimbau kepada pengurus dan anggota PSMTI untuk bisa memahami makna-makna kewarganegaraan Indonesia. Ia berharap, pengurus dan segenap anggota PSMTI agar turut ambil andil dalam kesatuan dan pembangunan Indonesia.

“Untuk dapat berkiprah kita harus memahami makna-makna rakyat dan negara. Siapakah negara dan siapakah rakyat. Kita bukan hanya harus siap, tapi kita sudah turut ambil andil dan telah ikut berkiprah dalam membangun bangsa Indonesia,” bebernya.

“Pengurus dan anggota PSMTI harus mangabdi, berbakti dan turut dalam pembangunan dan kesatuan Indonesia, baik sebagai profesi atau bidang keahliannya masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Kata Arqam Azikin, “Pak Wilianto Tanta merupakan sosok yang bisa bergaul dengan berbagai komunitas dan tokoh masyarakat di luar Tionghoa”. pola Interaksi, komunikasi dan jiwa sosial dapat dijadikan contoh dan figur di kalangan warga Tionghoa khususnya generasi muda dalam mempercepat proses pembauran etnik Tionghoa dengan suku bangsa dan agama – agama di Sulselbar, upaya ini untuk menjaga proses kebangsaan di tengah masyarakat, tutur pengamat politik unismuh makassar.

Lebih lanjut, Arqam Azikin berharap, PSMTI menjadi wadah pemersatu warga Tionghoa juga sebagai perekat berbagai lembaga atau organisasi masyarakat di luar Tionghoa, paparnya. (*)

Komentar Pembaca