Angkasa Pura Sosialisasi Visit To MaMaGo Lewat FGD CCD

0
48

Inspiratifnews.com – Makassar, Upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Selatan, dilakukan berbagai macam stimulus alternatif untuk meningkatkan minat kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi wisata Sulawesi Selatan.

Melalui pembenahan infrastruktur objek wisata, salah satunya merumuskan persamaan strategi dan persepsi lewat Focus Group Discussion (FGD) Collaborative Destination Development (CDD) visit to MaMaGo (Makassar, Maros, dan Gowa) dan Unlimited Umroh dari Makassar ke Arab Saudi , yang dihadiri oleh Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Maros, dan Pemerintah Kabupaten Gowa serta stakeholder jasa penerbangan.

Dalam keterangan persnya, Bupati Gowa, Adnan Purichita Yasin Limpo menjelaskan, untuk mengembangkan kawasan destinasi wisata MAMAGO, pihaknya tengah merencanakan proyek pelebaran dan perbaikan jalan menuju wisata Malino, harapannya agar jarak tempuh keobjek wisata tersebut lebih singkat dari 2 menjadi 30 menit, ungkapnya.

Hal senada, Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Baharuddin, mengungkapkan kesiapannya dalam mengembangkan kawasan destinasi wisata didaerahnya, paket 3 in 1 diperkirakan akan menambah jumlah kunjungan wisatawan di Maros, sebab kami memberikan solusi bagi pada penumpang maskapai bila terjebak delay pesawat diatas dua jam, paparnya.

Paket 3 in 1 ini, para wisatawan dapat mengunjungi Objek wisata Bantimurung, Rammang-rammang, dan Leang – leang hanya dalam waktu 2 jam saja, terlebih berbagai fasilitas untuk kenyamanan para wisatawan telah disiapkan pemerintah kabupaten Maros.

Adapun rencana strategis Angkasa Pura 1 dalam meningkatkan layanan maksimal pada penumpang maskapai diantaranya, pembangunan terminal baru diatas lahan 4800 meter persegi, membangun Pusat Informasi Destinasi Wisata di Sulsel, dan Angkasa Pura juga akan melakukan kolaborasi dengan ASITA dalam memberikan promo – promo menarik ke objek destinasi wisata.

Langkah strategis ini, Menurut General Manager Angkasa Pura, Cecep Margono Sanjaya akan meningkatkan kunjungan wisatawan di Sulsel, dari 13ribuan ditahun 2015 hingga 1 juta wisatawan pada tahun 2028.

Tentunya, Kata Cecep, melalui hasil dari FGD CCD visit to MAMAGO dan Program Unlimited Umroh lewat Bandara Udara Internasional Hasanuddin langsung ke Arab Saudi, dapat dituangkan kedalam program kerja jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang sehinggga tujuan bersama tercapai sesuai dengan yang diharapkan, pungkas Cecep. (*)

Komentar Pembaca